Menkop Teten Jadikan Raffi Ahmad "Influencer" Produk UMKM

Menkop Teten Jadikan Raffi Ahmad "Influencer" Produk UMKM

NERACA

Jakarta - Demi mendorong pangsa pasar produk-produk UMKM, Kementerian Koperasi dan UKM bersama Raffi Ahmad bakal menggelar Rans Carnival di 14 kota di Indonesia. Sebagai kick off Rans Carnival bakal diadakan pada 27-29 Maret 2020 di Makassar.

Dalam Rans Carnival ini, berbagai produk UMKM akan dipajang untuk menarik buyer yang datang dalam acara tersebut. Selain itu produk UMKM juga akan diendorse melalui channel youtube, instagram dan media sosialnya Raffi Ahmad. Diharapkan dengan upaya ini produk-produk UMKM akan semakin diminati pasar."Secara tidak langsung Raffi Ahmad akan menjadi influencer atas produk - produk UMKM", ungkap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam konferensi Rans Carnival di Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (26/2).

Seperti diketahui, channel youtube Raffi Ahmad sudah disubcribe 12,3 juta orang atau nomor lima terbanyak di Indonesia. Sementara facebook-nya memiliki 5,7 juta teman, Line 1,2 juta pengikut, instagram 37,5 juta follower atau terbanyak nomor dua di Indonesia.

Dengan potensi ini, Teten Masduki yakin produk-produk unggulan UMKM akan semakin dikenal luas di tengah masyarakat."Jadi, saya senang sekali bisa berkolaborasi dalam Rans Carnival ini, apalagi nanti keliling ke daerah. Ini bisa promosikan produk UMKM sehingga ekonomi terus bergerak karena jika produk UMKM maju ekonomi indonesiaa akan maju," papar Teten.

Teten menyadari bahwa saat ini ekonomi Indonesia sedang terancam wabah virus corona. Bahkan, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2020 bakal terpangkas sekitar 0,3 persen atau menjadi 4,7 persen karena dampak virus tersebut.

Oleh sebab itu untuk meminimalisir dampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi perlu diupayakan menggenjot sektor UMKM. Hal ini penting dilakukan karena sektor UMKM selama ini berkontribusi sekitar 60,34 persen terhadap PDB. Salah satu upaya menggeliatkan sektor UMKM adalah dengan melalui Rans Carnival yang diinisiasi Raffi Ahmad.

Teten pun mengapresiasi acara ini karena secara langsung bisa menumbuhkan sektor UMKM di daerah. "Nanti di Rans Carnival kita akan sediakan ruang konsultasi juga untuk tanya jawab bagaimana mengembangkan usaha hingga mencari pembiayaan sampai marketing jualan di internet dan lain sebagainya. Pokoknya hebatlah. Di program ini (Rans Carnival) kita bisa bahagia semua," tukas Teten.

Sementara itu, Raffi Ahmad menambahkan dalam setiap agenda Rans Carnival, pihaknya menargetkan akan ada 50 ribu pengunjung. Dengan begitu besarnya pengunjung ini akan menjadikan pasar prospektif bagi pelaku UMKM. Raffi komitmen untuk membantu pemerintah dalam upaya mendorong UMKM naik kelas melalui acaranya tersebut setelah sekitar empat bulan off dari dunia entertainmen.

Dalam acara itu, Raffi menyatakan akan berbagi tips kepada pengunjung khususnya UMKM bagaimana memasarkan produk-produknya melalui media digital seperti media sosial. Menurutnya, dengan jumlah follower yang begitu besar, produk UMKM akan mudah dikenal masyarakat."Apabila media daring dimanfaatkan dengan benar geliat ekonomi UMKM akan terdongkrak", tandas Raffi.

Raffi ingin mengajak pelaku UMKM khususnya yang muda-muda ini mengikuti dan menggunakan media digital sebagai sarana untuk membesarkan usahanya. Menurutnya pelaku UMKM harus mulai melek teknologi dan harus pintar membaca peluang agar produk-produknya diminati masyarakat.

"Ekonomi kita harus bergerak nggak boleh lemah meskipun sekarang ini ada corona. Kita harus terus berinovasi. Kita nggak boleh takut untuk mencoba hal baru," pungkas Raffi. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

KPK Tolak COVID-19 Jadi Dalih Pembebasan Napi Koruptor

KPK Tolak COVID-19 Jadi Dalih Pembebasan Napi Koruptor   NERACA Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan…

PPNS DJKI Apresiasi Putusan PN Jakbar Terhadap Petinggi Ninmedia

PPNS DJKI Apresiasi Putusan PN Jakbar Terhadap Petinggi Ninmedia   NERACA Jakarta - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal Kekayaan…

KPPU Minta Pemerintah Beri Sanksi Pengusaha Tunda Impor Bawang Putih

KPPU Minta Pemerintah Beri Sanksi Pengusaha Tunda Impor Bawang Putih   NERACA Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) minta pemerintah…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Presiden Jokowi: Napi Korupsi Tidak Dibebaskan Karena COVID-19

Presiden Jokowi: Napi Korupsi Tidak Dibebaskan Karena COVID-19 NERACA  Jakarta - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak berniat untuk…

PTUN Palembang Menangkan KAI Terkait Aset Tanah di Prabumulih

PTUN Palembang Menangkan KAI Terkait Aset Tanah di Prabumulih NERACA Palembang - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang, Sumatera Selatan,…

Pengamat: Pemerintah Sangat Mungkin Keluarkan Perppu Pilkada

Pengamat: Pemerintah Sangat Mungkin Keluarkan Perppu Pilkada   NERACA Jakarta - Direktur PusaKo Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) Feri Amsari menilai…