Persoalan Cuaca Tekan Penjualan United Tractor - Targetkan Penjualan 9.500 Unit di 2012

NERACA

Jakarta – Persoalan curah hujan yang tinggi masih menjadi kendala utama dalam penjualan alat berat dan begitu juga pengaruhnya terhadap kinerja penjualan PT United Tractor Tbk (UNTR). Meskipun penjualan perseroan selalu diklaim tumbuh, namun penjualan di sepanjang triwulan I-2012 tidak signifikan dibandingkan penjualan priode yang sama tahun lalu.

Direktur Keuangan United Tractor Gideon Hasan mengatakan, curah hujan tinggi menyebabkan pengiriman alat ke lokasi pelanggan dan proses logistik menjadi agak terhambat, “Sampai triwulan I-2012, penjualan alat berat UNTR tercatat sebanyak 2.207 unit,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Asal tahu saja, ditahun ini perseroan menargetkan penjualan alat berat sebanyak 9.500 unit pada 2012 untuk Komatsu. Nilai tersebut dengan mengasumsikan pertumbuhan sebesar 11,76% dari realisasi penjualan di tahun 2011 yang mencapai 8.500 unit hingga akhir tahun.

Gidion menuturkan, pihaknya masih optimis dengan pertumbuhan penjualan alat berat pada 2012, dengan catatan permintaan komoditas masih baik."Sepanjang 2012 ini masih cukup positif terhadap industri alat berat," ujarnya.

Selain itu, dia juga menuturkan laba bersih perseroan tumbuh sekitar 52% atau sebesar Rp5,90 dari laba bersih 2010 yang tercatat sebesar Rp3,87 triliun. Sementara untuk pendapatan di 2011 mencapai Rp55,05 triliun atau meningkat sekitar 48% dari perolehan pendapatan di 2010 yang tercatat sebanyak Rp37,32 triliun.

Kinerja ini menghasilkan laba bersih per saham sebesar Rp1.657 per lembar, naik tipis dari 2010 sebesar Rp1.164. Sedangkan total aset UNTR pada akhir tahun lalu mencapai Rp46,44 triliun, melonjak 56,36% dari posisinya pada akhir 2010 sebesar Rp29,7 triliun. Sementara itu, kas dan setara kas melesat 431,27% menjadi Rp7,13 triliun.

Adapun liabilitas mencapai Rp18,93 triliun, sedangkan pinjaman perbankan mencapai Rp3,13 triliun. Adapun ekuitas mencapai Rp27,5 triliun, dimana 95,7% merupakan ekuitas yang dapat diatribusikan ke entitas pemilik induk.

Selain itu, pada unit usaha kontraktor penambangan, PT Pamapersada Nusantara (Pama) membukukan peningkatan produksi batu bara sebesar 9% dari 19,4 juta ton menjadi 21,2 juta ton, dan peningkatan volume pemindahan tanah sebesar 17% dari 167,4 juta bcm menjadi 196 juta bcm.

Sementara untuk usaha tambang batu bara, perseroan mencatat peningkatan penjualan batubara dari 1 juta ton pada triwulan 2011 menjadi 1,52 juta ton pada kuartal pertama 2012 yang disumbangkan tambang PT Prima Multi Mineral dan PT Tuah Turangga Agung.

Bagikan Dividen

PT United Tractor Tbk (UNTR) yang juga anak usaha Astra Internasional akan membagikan dividen yang diambil dari 40% dari total nilai laba bersih perusahaan di tahun lalu sebesar Rp5,9 triliun.

Maka dengan demikian, nilai total dividen yang dibagikan untuk tahun kinerja 2011 mencapai Rp2,37 triliun atau setara dengan Rp635 per lembar saham. Dengan telah dibagikan sebelumnya pada 11 November lalu sebesar Rp185 per lembar saham. Untuk dividen interim sudah dibagikan 11 November tahun lalu. "Sisanya Rp 450 bakal dibagikan 30 Mei mendatang,”kata Gideon Hasan.

Selain dividen, perseroan juga menyetujui pengalokasian dana cadangan Rp 20,16 miliar atau sekitar 0,34% laba bersih untuk pemenuhan ketentuan dana cadangan minimum 20% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor perseroan. "Sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan untuk modal kerja dan investasi perseroan," ujar Gideon. (didi)

Related posts