Peduli Lestarikan Lingkungan - SML Beri Pelatihan Warga BSD City Memilah Sampah

Perangi sampah plastik yang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan, Sinar Mas Land (SML) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi kembali menggelar acara pengolahan limbah rumah tangga di klaster Greencove, BSD City. Kegiatan ini merupakan program pelestarian alam dan lingkungan yang bertajuk ‘Pelestarian Lingkungan Green Habit 2.0’. Edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik (plastik) kepada para warga telah berlangsung 5 kali, serta merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Sinar Mas Land.

Panji Himawan, Corporate Communications & Public Affairs Division Head Sinar Mas Land dalam siaran persnya di Tangerang, pekan lalu menjelaskan, kegiatan memilah sampah tidak hanya menjaga pelestarian lingkungan, acara ini juga mengajak warga untuk melakukan aksi sosial melalui penukaran sampah anorganik yang dikonversi menjadi pundi-pundi rupiah untuk disumbangkan/ disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu. “Untuk pemanfaatan sampah organik akan didaur ulang kembali menjadi barang multifungsi seperti pembersih lantai dan sabun pencuci piring,”ujarnya.

Disampaikannya, komitmen pelestarian lingkungan ini pun tak hanya diimplementasikan dalam pelatihan memilah sampah saja. Sebelumnya, Sinar Mas Land telah menyelenggarakan program penghijauan Stadion Benteng Taruna, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dengan menanam 1.000 batang pohon di kawasan pusat olahraga tersebut. Tidak hanya itu, perusahaan juga melakukan sejumlah kegiatan dalam upaya merealisasikan program CSR bidang lingkungan, yaitu Festival Hijau, yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2004.

Pada kegiatan tersebut merupakan upaya dari Sinar Mas Land dalam mengkampanyekan, menginisiasi, melatih, membina, dan sebagai bentuk gerakan moral, penghargaan, dan promosi terhadap semua aspek lingkungan hidup. Menurut Panji, Sinar Mas Land tidak hanya berfokus mengembangkan bisnis saja, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. “Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk berkontribusi mengelola sampah guna meningkatkan kesadaran mereka terhadap lingkungan bisa semakin tinggi,”ujarnya.

Dengan memilah sampah, lanjutnya, warga akan memperoleh berbagai keuntungan sekaligus memudahkan proses daur ulang sampah di tahap berikutnya. Pasalnya, banyak sampah yang dapat didaur ulang memiliki nilai ekonomi yang cukup besar. Rencananya, kegiatan serupa juga akan diterapkan di seluruh proyek hingga klaster-klaster yang dikelola oleh Sinar Mas Land.

Sebagai informasi, saat ini jumlah sampah di Indonesia mencapai 65,8 juta ton per tahun. Di mana 7,2 juta ton di antaranya berupa sampah plastik. Mirisnya, 7,2 juta ton sampah plastik yang dihasilkan per tahun itu mayoritas berupa kantong plastik, kemasan, dan botol. Di sisi lain, sampah plastik punya peranan penting dalam hal ekonomi berkelanjutan yaitu menciptakan ekonomi sirkular. Dimana roda ekonomi sirkular bergerak jika masyarakat ikut berperan misalnya mengumpulkan kemasan plastik botol bekas mereka.

Namun harus diakui, masyarakat belum memiliki kesadaran dan perilaku yang cukup soal pentingnya memilah sampah. Padahal, memilah dan mengolah sampah dapat dilakukan serta dimulai dari rumah sendiri. Kata pakar kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmad Zainal Abidin, sampah botol air minum dari bahan polyethylene therepthalate (PET) atau resin polimer plastik termoplast dari kelompok poliester,  ternyata merupakan barang berharga yang menjadi aset yang sangat berkontribusi bagi perekonomian Indonesia. Sebab semua komponen dari sampah botol air air minum, mulai dari tutup, bodi, dan labelnya, bisa dimanfaatkan kembali untuk dikelola menjadi bahan yang nilai ekonominya tinggi.

BERITA TERKAIT

Ikuti Instruksi Boikot dari MUI - Produk Terafiliasi Bisa di Akses Via Web dan Aplikasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tidak punya otoritas mengeluarkan daftar produk terafiliasi Israel, namun tetap mendorong konsumen Muslim agar aktif…

Gelar Charity Program di Panti - Sharp Greenerator Tularkan Kepedulian Lingkungan

Membangun kepedulian pada lingkungan sejak dini menjadi komitmen PT Sharp Electronics Indonesia. Kali ini melalui Sharp Greenerator komunitas anak muda…

Melawan Perubahan Iklim dengan Sedekah Pohon

Momentum Ramadan sebagai bulan yang pernuh berkah tidak hanya menyerukan untuk berbagi kepada sesama, tetapi juga pada lingkungan. Hal inilah…

BERITA LAINNYA DI CSR

Ikuti Instruksi Boikot dari MUI - Produk Terafiliasi Bisa di Akses Via Web dan Aplikasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan tidak punya otoritas mengeluarkan daftar produk terafiliasi Israel, namun tetap mendorong konsumen Muslim agar aktif…

Gelar Charity Program di Panti - Sharp Greenerator Tularkan Kepedulian Lingkungan

Membangun kepedulian pada lingkungan sejak dini menjadi komitmen PT Sharp Electronics Indonesia. Kali ini melalui Sharp Greenerator komunitas anak muda…

Melawan Perubahan Iklim dengan Sedekah Pohon

Momentum Ramadan sebagai bulan yang pernuh berkah tidak hanya menyerukan untuk berbagi kepada sesama, tetapi juga pada lingkungan. Hal inilah…