Disnakertrans Sukabumi Siap Keluarkan Monalisa

Disnakertrans Sukabumi Siap Keluarkan Monalisa

NERACA

Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kota Sukabumi segera akan meluncurkan program Monalisa (mobil naker Keliling Kota) untuk melayani masyarakat. Inovasi yang digagas tersebut saat ini tengah dikerjakan.

"Jadi monalisa itu salah satu bentuk kami untuk melayani masyarakat dengan sistem jemput bola ke lapangan," tutur Kepala Disnakertrans Kota Sukabumi Didin Syaripudin kepada Neraca, usai acara pemaparan program unggulan dan inovasi Satuan Kerja Perangkat Daerah Tahun 2020 di Balaikota Sukabumi, Selasa (25/2).

Didin mengatakan, monalisa itu nantinya untuk mendekatkan dengan para masyarakat dengan pelayanan, diantaranya untuk pembuatan kartu kuning (AK-1), informasi lowongan kerja, program-program pelatihan ketenagakerjaan. Termasuk pendaftaran transmigrasi."Sekaligus kita juga lakukan sosialisasi dan informasi seputar program kami," tuturnya.

Nantinya lanjut Didin, monalisa itu setiap hari akan mengunjungi masyarakat. Misalkan, hari ini dijadwalkan monalisa berada di Kecamatan Cikole. Dengan begitu, masyarakat atau pencari kerja yang akan membuat kartu AK-1 cukup bisa datang ke lokasi monalisa berada."Hari ini misalkan kita jadwalkan di Kecamatan Cikole untuk melayani masyarakat, dan itu setiap hari akan dilakukan," aku Didin.

Namun saat ini lanjut Didin, kendaraan (monalisa) itu perlu dilengkapi dengan sarana ataupun peralatan pendukung yang canggih. Sebab, salah satunya jaringan internet. Sebab, nantinya akan online dengan yang ada di kantor."Ya, kendaraan itu perlu dilengkapi dengan sarana dan prasarananya yang cukup bagus. Mudah-mudahan di perubahan anggaran tahun ini bisa terwujud, kalau tidak ya tunggu di anggaran tahun 2021 saja," imbuhnya.

Apalagi lanjut Didin, kendaraan yang diterima bekas dipakai oleh DPRD setempat, tentu saja tidak bagus 100 persen, walaupun masih layak untuk dipakai, tapi tetap saja perlu sentuhan-sentuhan agar kendaraan itu nantinya bisa dijadikan untuk pelayanan jemput bola."Kita inginya sih kendaraan monalisa itu seperti OB Van, ataupun seperti yang dimiliki oleh Disdukcapil saat melayani program jemput bolanya," harap Didin.

Tapi kata Didin, terlepas dari itu pihaknya akan memanfaatkan kendaraan yang ada untuk inovasi jemput bolanya kepada masyarakat."Kalau untuk melengkapi kendaraan itu cukup besar anggaran yang dibutuhkan. Ya, bisa jadi seharga kendaraan baru," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Strategi Jitu KSP KUD Mintorogo Demak Hadapi Covid-19

Strategi Jitu KSP KUD Mintorogo Demak Hadapi Covid-19 NERACA Jakarta - Di tengah merebaknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19) yang…

RS Darurat Wisma Atlet Siapkan 32 Unit Hunian

Jakarta-Brigjen TNI Dr. Agung H selaku Dansatgas  Kesehatan Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet Kemayoran-Jakpus, memberikan keterangan pers pada Jum'at…

Hadapi Corona, KLHK Beli Hasil Petani untuk Diberikan Bagi Penguatan Tenaga Medis

Hadapi Corona, KLHK Beli Hasil Petani untuk Diberikan Bagi Penguatan Tenaga Medis NERACA Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Produsen Kosmetik MS Glow Gelontorkan Rp 2 Miliar Bantu Atasi Virus Corona

Produsen Kosmetik MS Glow Gelontorkan Rp 2 Miliar Bantu Atasi Virus Corona NERACA Jakarta - Wabah pandemi virus Corona (Covid-19)…

Epson Rilis 2 Printer Textile Dye-Sublimation

Epson Rilis 2 Printer Textile Dye-Sublimation  NERACA Jakarta – PT Epson Indonesia meluncurkan dua buah printer Textile Dye-Sublimasi 64", yaitu…

#JANGAN MUDIK#

   #MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama bertajuk “Jangan Mudik” pada Minggu (29/3) pagi ini. Kampanye besar kedua ini dilakukan…