BEI Targetkan 15 Ribu Investor Baru di Sumut

NERACA

Medan – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan bisa mendapatkan 15.000 investor baru di Sumatera Utara (Sumut) pada 2020, meningkat dibandingkan realisasi 2019 yang sebanyak 12.191 orang atau single investor identification (SID).”Ada penambahan target investor baru sebanyak 2.000 dari target 13.000 di 2019 menjadi 15.000 pada 2020,"kata Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumut, Muhammad Pintor Nasution di Medan, kemarin.

Menurut Pintor, meski tahun 2019, target belum tercapai penuh atau terealisasi 12.191, tapi BEI Sumut optimistis bisa merealisasikan target 15.000 SID tersebut karena potensi calon investor pasar modal di Sumut masih besar khususnya untuk usia milenial di berbagai kabupaten/kota. Pada 2019, katanya, dari 33 kota/kabupaten di Sumut, Kota Medan menduduki posisi tertinggi di jumlah investor atau sebesar 30.616 SID.

Kemudian Kabupaten Deliserdang 4.354 SID, dan Pematangsiantar 1.876 SID. Untuk kelompok usia, masih didominasi kelompok usia 41 tahun ke atas, walaupun, ada kenaikan besar pada kelompok usia 18 – 25 tahun sebesar 10.052 pada Desember 2019 yang lalu dibandingkan dengan Januari 2019 sebesar 6.593 SID. Hal ini menunjukkan potensi perkembangan jumlah investor yang signifikan di Provinsi Sumatera Utara dan pertumbuhan pasar modal yang baik ke depannya.

Oleh karena itu, BEI Sumut optimistis bisa mendapatkan calon investor baru lagi di 2020. Sementara Head of Marketing Area 2 IndoPremier Sekuritas, Ade Rachmat Suryanto mengakui, masih diperlukan edukasi soal pasar modal. "Banyak yang beranggapan bermain saham itu berjudi, padahal tidak," katanya.

Sebagai informasi, BEI mencatatkan pertumbuhan jumlah investor sepanjang tahun 2019 kemarin sebanyak 2,48 juta investor dan 688 perusahaan tercatat. Kemudian untuk nilai transaksi per hari yang mencapai Rp9,1 triliun, dan diikuti frekuensi perdagangan yang mencapai 469 ribu transaksi dan menjadi yang tertinggi di ASEAN. Selain itu, terdapat 464 Galeri Investasi yang ada di seluruh Indonesia untuk menjangkau khalayak luas dalam memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pasar modal. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Mayora Indah Raup Cuan Rp 1,98 Triliun

NERACA Jakarta – Masih positifnya pertumbuhan industri makanan dan minuman di tahun 2019 kemarin, dirasakan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).…

Geliat Bisnis Pelabuhan - Times Line Cetak Laba Bersih Rp 92,99 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pelayaran, PT Perusahaan Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) atau Temas Line mencatatkan kinerja yang positif sepanjang…

Danai Pengembangan Bisnis - ROTI Suntik Modal Anak Usaha di Filipina

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usahanya, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) menambahkan modal dasar ditempatkan dan disetor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Indika Energy Buyback Saham US$ 20 Juta

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan harga saham, PT Indika Energy Tbk (INDY) akan melakukan pembelian kembali atau buyback saham dan…

Imbas Pemberlakukan PSBB - Lancartama Sejati Tutup Operasinal Bisnis

NERACA Jakarta – Diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta memberikan dampak terhadap bisnis PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA).…

Raup Dana IPO Rp 215 Miliar - KBAG Beli Lahan di Balikpapan 14 Hektar

NERACA Jakarta – Geliat pasar penawaran perdana saham atau initiap public offering (IPO) di pasar modal masih terus tumbuh di…