Industri Fesyen Perlu Gandeng UMKM Depok Agar Berkembang Bersama

Industri Fesyen Perlu Gandeng UMKM Depok Agar Berkembang Bersama

NERACA

Depok - Industri fesyen perlu menggandeng pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Depok, Jawa Barat, agar bisa berkembang bersama sehingga menyumbang pertumbuhan positif bagi perekonomian kota tersebut.

Tokoh pengusaha Kota Depok Bayu Adi Permana usai mengunjungi Butik Rabbani di Jalan Margonda Depok, Minggu (16/2), mengatakan bisnis fesyen terus berkembang dan tidak ada matinya."Bisnis fesyen terus berkembang pesat mengikuti tren dan gaya hidup masyarakat. Tidak hanya baju saja, tapi aksesoris dan turunannya, permintaan masyarakat terus meningkat," ujar Bayu.

Bayu mengatakan bisnis fesyen merupakan salah satu industri kreatif yang terus berkembang dan menjadi kebutuhan masyarakat. Gaya hidup masyarakat dengan segala asesoris fesyen menjadi tren di semua kalangan merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Produk lokal UKM Kota Depok juga tidak kalah bersaing dengan produk lainnya. Hal itu dibenarkan wirausahawan muda Bayu Adi Permana. Menurutnya, dengan adanya kolaborasi industri fesyen dengan pelaku UMKM lokal diharapkan bisa meningkatkan perekonomian Depok.

Menurutnya, masyarakat Depok dikenal sangat religius dan sangat up to date dengan fesyen. Industri ini bisa menjadi tuan rumah sendiri jika dikolaborasikan dengan baik desainer Depok, UMKM penjahit baju potongan, tas, sepatu dan lainnya.

"Dengan pasar yang masih besar diharapkan akan lahir butik-butik trendy muslim lainnya sekelas Rabbani dan lainnya asli dari Depok," ujarnya.

Namun, kata Bayu, ini semua juga tergantung dari kebijakan politik pemimpin Depok mendatang dalam membina dan mengembangkan UMKM di sektor industri kreatif.

Sementara itu Manager Rabbani Depok Liana menyambut baik adanya ide pengembangan bisnis fesyen Terlebih lagi, pasar di Kota Depok cukup menjanjikan dengan latar belakang masyarakatnya yang religius."Kita menyambut baik pengembangan bisnis fesyen di Depok ini," jelasnya.

Kota Depok mempunyai sentra bisnis fesyen di Bulak Timur, Kecamatan Cipayung yang saat ini telah menjadi sentra kawasan pertokoan dan bisnis garmen. Sentra bisnis itu tidak hanya melayani penjualan di Kota Depok saja, tapi juga luar daerah seperti Bogor, Sukabumi, Medan dan lainnya. Ant

BERITA TERKAIT

Jamkrindo Syariah Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Dhuafa

Jamkrindo Syariah Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Dhuafa  NERACA Jakarta - Jamkrindo Syariah (Jamsyar) bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dan…

Lippo Karawaci Siapkan Dana Rp 75 miliar untuk Buyback Saham

Lippo Karawaci Siapkan Dana Rp 75 miliar untuk Buyback Saham  NERACA Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah meluncurkan…

Golkar dan GM-FKPPI Peduli Berikan Sembako bagi Ojol dan Masyarakat

Jakarta-Merebaknya wabah Covid-19 belakangan ini membuat Partai Golkar dan Generasi Muda (GM) Forum Komunikasi Putra- Putri Purnawirawan TNI/Polri (GM- FKPPI)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar NERACA Jakarta – Di tengah mewabahnya virus Covid-19, seluruh elemen…

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19   NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui satu warga asal Kota…

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online   NERACA Palembang - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 1,6 juta…