Andalan Sakti Bidik Pendapatan Rp 13 Miliar

NERACA

Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) langsung tancap gas kembangkan ekspansi bisnisnya dengan menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp 13 miliar dan laba bersih sekitar Rp 3 miliar.“Target tersebut sejalan dengan prospek bisnis properti di tahun ini yang membaik,”Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan ASPI,Arnoldus Jansen Kustianto di Jakarta, kemarin.

Untuk memenuhi target bisnis tersebut, emiten properti ini akan fokus untuk mengembangkan proyek yang sudah berjalan. Disampaikan Arnoldus Jansen, dana segar yang diperoleh dari hasil penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp 34,65 miliar ini akan digunakan perseroan untuk pengembangan proyek yang dilakukan oleh anak usaha.

Disebutkan, sekitar 85% akan digunakan untuk pinjaman modal usaha untuk anak usaha, yakni PT Andalan Sakti Nusa (ASN) dan PT Asia Mentari Properti (AMP). Perseroan, lanjutnya, memiliki proyek Arkamaya Residence yang berlokasi di Pondok Cabe, dan Casa Serpong di Parung Panjang. Untuk proyek Casa Serpong yang berlokasi di Parung Panjang dengan luas kurang lebih 15 hektar dan total rumah mencapai 500 unit, hingga tahun ini diproyeksikan pembangunan akan dilakukan sebanyak 100 unit terlebih dahulu.

Rencananya, proyek ini akan selesai dalam jangka waktu 3-5 tahun mendatang. Harga rumah dari proyek ini sekitar Rp 350-400 juta. Sejalan dengan hal tersebut, perseroan menargetkan perolehan marketing sales di tahun ini mencapai Rp 13-15 miliar. Dengan dijalankannya proyek Casa Serpong yang di proyeksikan tahun ini bisa mencapai 100 unit, diharapkan bisa menyumbang target tersebut. “Kami mengharapkan proyek ini bisa menyumbang target marketing sales, mungkin kita targetkan di kuartal IV tahun ini,” ujar dia.

Tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 30 miliar. Dana tersebut berasal dari hasil penawaran perdana saham dan juga kas internal. Menurut Jansen, bisnis properti di tahun 2020 diperkirakan akan membaik, karena faktor pemilu presiden yang sudah selesai dan suku bunga Bank Indonesia yang masih cukup terjaga. Selain itu, adanya pelonggaran loan to value (LTV). Selain menggunakan dana dari hasil korporasi ini untuk pembangunan proyek yang sedang berjalan, persereoan juga akan menggunakan sebanyak 15% untuk pelunasan hutang ke para pemegang saham.

Sebagai informasi, perseroan melepas sebanyak 330 juta saham kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 105 per saham. Bersamaan dengan penawaran umum ini, perseroan juga menerbitkan sejumlah 110 juta waran seri I dengan harga pelaksana sebesar Rp 130 per waran seri I dengan ketentuan bahwa setiap pemegang 3 saham baru akan memperoleh 1 waran seri I. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Investindo Nusantara Sekuritas, PT NH Korindo Sekuritas, PT Panca Global Sekuritas, dan PT Valbury Sekuritas Indonesia.

BERITA TERKAIT

Bantu Tangani Covid-19 - Akulaku Finance Salurkan Bantuan Alkes

Jakarta - Akulaku Finance Indonesia dan Bank Yudha Bhakti menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan (alkes) guna membantu pemerintah provinsi DKI…

Pedagang Raup Cuan Berlipat Berkah Tol Trans Sumatera

Wanadi (38) petani asal Palembang, Sumatera Selatan merasakan betul cuan berlipat dari usahanya berjualan sayuran dan buah buahan hasil kebun…

Tekan Efisiensi Bisnis - Telkom Akan Konsolidasikan 20 Anak Usaha

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan bisnis, PT Telkom Indonesia (Perseroa) Tbk (TLKM) tengah fokus melakukan efisiensi dengan melakukan restrukturisasi anak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Imbas Lesunya Bisnis Properti - Laba Mentropolitan Kentjana Menyusut 39,61%

NERACA Jakarta –Imbas lesunya bisnis properti di 2019 menekan perolehan laba bersih PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI). Tengok saja, emiten…

Pasar Beras Stabil - Buyung Poetra Raih Penjualan Rp 1,65 Triliun

NERACA Jakarta – Di tahun 2019 kemarin, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berhasil membukukan kinerja keuangan yang cukup mengesankan.…

Intiland Cetak Laba Bersih Rp 251,43 Miliar

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis properti di tahun 2019 kemarin, rupanya tidak berdampak terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Intiland Development…