Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang cepat, meluas, dan tepat jangkauan sesuai dengan target pasar, tetapi sekaligus juga menjamin ketersediaan alat-alat kesehatan dengan teknologi terbaik sampai pelosok negeri.

Salah satu upaya mendasar yang banyak dilakukan oleh perusahaan modern yang berorientasi produk dan layanan adalah menerapkan sistem ERP atau Enterprise Resource Planning, yaitu aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi. Hal inilah yang dilakukan Ildong Foodis, anak perusahaan dari Ildong Pharmacy. Ildong Foodis adalah perusahaan Korea pertama yang memproduksi baby food and formula, telah memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun. Dalam melakukan distribusi ke seluruh Korea, tentu perusahaan harus memiliki sebuah sistem yang membantu mereka mengelola bisnis secara terintegrasi, Ildong Foodis mempercayakan sistem ERP mereka kepada YoungLimWon (永林院) Soft Lab Co., Ltd.

Di Indonesia, ERP juga sudah banyak diterapkan oleh perusahaan distribusi alkes yang memiliki ribuan mitra di seluruh Indonesia. Mengingat mendistribusikan alat-alat kesehatan hingga pelosok Indonesia bukanlah proses yang mudah, terutama dalam menjamin produk sampai dalam kondisi terbaiknya. Agar hasil penerapan ERP dapat maksimal dan berhasil mendorong pertumbuhan bisnis yang signifkan, Kwon Young Bum - CEO YoungLimWon (永林院) Soft Lab dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyarankan sebelum menggunakan Cloud ERP, perusahaan harus sudah memiliki perencanaan bisnis yang matang dalam jangka pendek dan panjang supaya tujuan yang ingin dicapai jelas dan terukur.

Setelah itu, menurut Kwon Young Bum pilihlah produk sistem ERP yang langsung mengenai pada fungsi manajemen. Investasi ERP bisa kecil atau besar tergantung pada penerapan fungsi manajemen yang dipilih. Semisal dana Anda sementara hanya cukup untuk manajemen distribusi, maksimalkan dulu di fungsi manajemen tersebut. Bertahap jika bisnis Anda sudah berkembang dan bertambah kompleks penanganannya, Anda dapat meningkatkan penerapan sistem ERP pada fungsi-fungsi manajemen yang lainnya.

SystemEver, sistem Cloud ERP yang dikembangkan oleh YoungLimWon (永林院) Soft Lab untuk Indonesia sejak 2017 membantu pelaku usaha bisnis skala kecil dan menengah menerapkan sistem ERP yang fungsional. Pelaku usaha bisa memilih model konfigurasi sistem Cloud ERP pada manajemen akuntasi, inventory, penjualan, distribusi hingga untuk kebutuhan manajemen yang lebih kompleks yang biasanya dihadapi oleh perusahaan manufaktur berskala menengah hingga besar. “Kami membantu pengelolaan manajemen perusahaan Anda menjadi lebih efisien dan memberikan hasil optimal. Pebisnis tidak lagi direpotkan dengan hal-hal teknis yang bisa diotomatisasi dengan cepat dan terstandarisasi, sehingga memungkinkan Anda memiliki waktu lebih banyak untuk mengembangkan bisnis dengan proyeksi berbasis data dari SystemEver®,”kata Kwon Young Bum.

Pengalaman YoungLimWon (永林院) Soft Lab Co., Ltd. selama 27 tahun dalam bisnis ERP telah melayani lebih dari 1600 perusahaan di sejumlah negara, diantaranya Korea, Cina, Jepang, Vietnam dan Indonesia. APAC CIO Outlook pun mendebutkannya sebagai salah satu Top 10 ERP System di Asia.

BERITA TERKAIT

Repower Asia Gelar Peduli Tangkal Covid-19

Dalam rangka mendukung pemerintah menangkal penyebaran virus Covid-19, PT Repower Asia Indonesia Tbk (Repower) tidak hanya memberlakukan partial Work From…

CLEO Buyback Saham Sebesar Rp 35 Miliar

Emiten produsen minuman kemasaran, PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) mengumumkan akan melakukan pembelian saham kembali atau buyback ditengah kondisi pasar…

BEI Tutup Kantor Perwakilan di Sumut

Bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), PT Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk menutup sementara kantor perwakilana Sumatera Utara (Sumut)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kewenangan Perhitungan Kerugian Negara - Mengembalikan Peran dan Pungsi BPK Pada Khittahnya

Kasus gagal bayar klaim PT Asuransi Jiwasraya menjadi perhatian publik dan termasuk pelaku industri asuransi yang mengaku khawatir bakal memberikan…

BTN Buyback Saham Senilai Rp 275 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan pembelian saham perseroan atau buyback saham berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang…

Ditopang Layanan Penundaan Kapal - Jasa Armada Bukukan Untung Rp 90 Miliar

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil membukukan laba bersih Rp90 miliar atau…