Sari Roti Targetkan Penjualan Rp 1 Triliun di 2012

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) menargetkan penjualan mencapai Rp 1 triliun di tahun 2012. Potensi besar pasar bakery di tanah air membuat ROTI menjadi optimis akan hal tersebut. "Sebagai perusahaan yang hanya fokus di bakery, angka segitu cukup besar," ujar Direktur Operasional PT Nippon Indosari Corpindo Yusuf Hadi di Jakarta, Kamis (19/4).

Menurut Yusuf, target itu dinilai realistis melihat capaian tahun sebelumnya. Tahun lalu, perseroan berhasil menjual produknya mencapai Rp 813 miliar atau naik 32% dari tahun sebelumnya. Sementara laba bersih mencapai Rp 116 miliar atau 14,5% dari total penjualan pada 2011. “Sesuai dengan target yang diharapkan," ujarnya.

Sebagai informasi, hingga kuartal pertama 2012, produsen roti bermerek Sari Roti ini perseroan berhasil mencatatkan penjualan mencapai lebih dari Rp 270 miliar, dengan rata-rata penjualan setiap bulan mencapai Rp 95 miliar. Untuk kuartal berikutnya, perseroan menargetkan penjualan hingga Rp 100 miliar setiap bulannya.

Di sisi lain, Yusuf menjelaskan belanja di ceruk ini rata-rata hingga Rp 14,5 triliun per tahun. Saat ini Sari Roti baru menikmati sekitar 8,5 persen dari total potensi pasar. Karena itu, perseroan masih akan fokus menggarap lahan dalam negeri.

Bagikan Dividen

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk akan membagikan dividen sebesar Rp29 miliar pada Mei 2012. Yusuf Hady mengatakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham telah menyepakati adanya pembagian dividen sebesar 25% dari perolehan laba tahun lalu Rp116 miliar.“Kami telah menyepakati untuk mebagikan dividen tunai sebesar 25% dari laba bersih kami tahun lalu. Pelaksanaannya biasanya 1 bulan setelah RUPST,” ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan 2011, produsen roti kemasan bermerek Sari Roti membukukan pertumbuhan laba bersih 16% menjadi Rp116 miliar dari Rp100 miliar. Adapun pendapatan naik 32% menjadi Rp813 miliar dari Rp612 miliar. (didi)

Related posts