Plaza Indonesia Agendakan Rights Issue

Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnis, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menyiapkan aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) ataurights issuemaksimal 177,50 juta saham atau 5% dari modal disetor perseroan. Nilairights issuetersebut berpotensi sekitar Rp 576,16 miliar.

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, rencana penawaran umum terbatas juga bertujuan untuk memperkuat permodalan perseroan dan mengundang investor lokal maupun asing untuk berpartisipasi menginvestasikan modalnya dalam perseroan. Manajemen Plaza Indonesia memperkirakan aksirights issueini berpengaruh positif terhadap kondisi perseroan. Pasalnya, langkah ini merupakan upaya perseroan dalam memenuhi ketentuan saham beredar di masyrakat (free float) sesuai peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Asal tahu saja, saat ini perseroan telah memenuhi ketentuan 50 juta saham dan dimiliki oleh 300 pemegang saham. Namun, persentasefree floattersebut hanya 4,23%, atau di bawah ketentuan bursa yakni minimal 7,5%. Plaza Indonesia belum menentukan harga final pelaksanaanrights issueini. Sesuai rencana, perseroan akan menggunakan dana hasilrights issueuntuk modal kerja. Perseroan menargetkan bisa melangsungkan aksi korporasi ini selambat-lambatnya pada 30 Juni 2020. Perseroan terlebih dahulu akan meminta restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 20 Maret 2020.

Jika ada pemegang saham perseroan yang tidak melaksanakan haknya, maka kepemilikan pemegang saham tersebut akan mengalami dilusi hingga 4,76%. Per 31 Januari 2020, pemegang saham mayoritas Plaza Indonesia adalah PT Plaza Indonesia Investama dengan porsi 95,37%. Selain itu, salah satu direksi perseroan, yakni Rosano Barack menggenggam kepemilikan 1,21%. Perseroan juga tercatat memiliki saham treasuri sebesar 0,4%.

BERITA TERKAIT

Kedaung Indah Bukukan Rugi Rp 3,17 Miliar

PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) membukukan rugi sepanjang tahun 2019 kemarin sebesar Rp 3,17 miliar atau membengkak 263% bila…

PLIN Cetak Pendapatan Rp 1,47 Triliun

Emiten properti, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) mencatatkan pendapatan di 2019 sebesar Rp1,47 triliun naik 2,36% dari posisi tahun…

Transaksi Saham di Kota Solo Anjlok 50%

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Surakarta mencatat transaksi saham di kota Solo anjlok akibat merebaknya pandemi COVID-19 di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Beban Keuangan Membengkak - Perolehan Laba Adi Sarana Turun 23,06%

NERACA Jakarta – Di balik agresifnya ekspansi bisnis PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menambah armada baru, namun hal tersebut…

Penjualan Delta Djakarta Melorot 7,38%

NERACA Jakarta – Emiten produsen minuman alkohol, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) membukukan laba bersih sebesar Rp317,81 miliar, melorot 6,01%…

Debut Perdana di Pasar Modal - IPO Saraswanti Oversubscribe 19,94 kali

NERACA Jakarta – Di tengah badai penyebaran Covid-19 yang masih, minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal masih tinggi.…