Kobexindo Tractors Bidik Dana Rp 500 Miliar Dari IPO

Neraca

Jakarta - Distributor alat berat, PT Kobexindo Tractors menargetkan tahun ini dapat melepas sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (IPO). "Tahun ini diharapkan dapat melakukan IPO, kami sudah mendaftarkan aksi itu dan sudah melakukan mini expose di Bursa Efek Indonesia," kata Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors, Humas Saputro di Jakarta, Kamis (19/4).

Menurutnya, alasan perseroan berencana mencatatkan sahamnya di pasar modal didasarkan karena kinerja perseroan cukup positif dengan pertumbuhan rata-rata pendapatan sebesar 67% dan disamping itu juga pasar alat berat yang cukup besar seiring dengan pertumbuhan bisnis pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

Secara terpisah, Presiden Direktur Valbury Asia Securities, Sherman Rana Krisna menambahkan, tahun ini pihaknya akan menangani empat perusahaan yang akan melakukan IPO salah satunya PT Kobexindo Tractors.

Menurut dia, Kobexindo berencana melepas sekitar 20-30% dengan target dana Rp400-500 miliar. Perusahaan sudah melakukan paparan mini (mini expos) dan dalam tahapan pendaftaran ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). "Jika berjalan lancar, mungkin bisa terealisasi pada pertengahan kuartal II tahun ini," katanya.

Sebagai informasi, permintaan alat berat dalam negeri tiap tahunnya selalu bertambah dan ditahun 2011 mencapai 23 ribu alat berat. Terlebih, saat ini PT Kobexindo Tractors mengklaim sebagai perusahaan jasa alat berat yang berada dalam the big five.

Alasan lain, perseroan percaya diri masuk IPO juga karena pertumbuhan batu bara saat ini dinilai cukup pesat sehingga ke depannya dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu harga komoditas juga naik sehingga meningkatkan permintaan alat berat.

Oleh karena itu, meningkatnya pasokan dan permintaan batu bara baik dari dalam dan luar negeri serta meningkatnya pangsa pasar di industri perkebunan kelapa sawit, konstruksi dan industri-industri lainnya, pertumbuhan Kobexindo ke depan terbuka lebar. "Permintaan alat berat dan industrial akan meningkat sejalan dengan peningkatan kebutuhan energi, dampak kebijakan pemerintah, pertumbuhan ekonoi dan juga peningkatan harga komoditi,"kata Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors, Humas Saputro

Saat ini kepemilikan saham Kobexindo mayoritas oleh PT Kobexindo Investama 99% dan PT Infraforce Equipment sebesar satu persen. Finance and Administration Director Kobexindo, Martio menambahkan, dalam tiga tahun terakhir perusahaan meraih peningkatan pendapatan bersih di level 67% per tahun. "Rata-rata setiap tahun kita raih pendapatan 67 persen. Tentu dampaknya ke laba kita yang tumbuh sangat baik," katanya.

Berdasarkan catatan keuangan Kobexindo, pada 2009 perseroan meraih pendapatan bersih sebesar Rp469,2 miliar, meningkat menjadi Rp741,7 miliar di 2010 dan Rp1,3 triliun di 2011. (bani)

Related posts