Cara Tepat Menggunakan dan Melepaskan Masker

Penggunaan masker disebut-sebut sebagai cara paling efektif untuk menangkal penularan virus, seperti virus corona yang tengah mewabah di China dan menyebar ke beberapa negara lainnya. Cara menggunakan masker yang tepat dapat membantu Anda mengurangi risiko infeksi.

Pada dasarnya, masker membantu mengatasi penyebaran kuman atau virus yang berasal dari batuk dan bersin orang yang terinfeksi. Masker dapat mengurangi jumlah kuman yang dilepaskan oleh pemakainya, sekaligus dapat melindungi seseorang dari ancaman penyakit menular.

Masker bedah adalah jenis masker paling umum yang digunakan banyak orang saat ini. Masker ini diperkenalkan ke ruang operasi pada akhir tahun 1800-an. Masker kemudian populer di kalangan masyarakat yang ingin melindungi diri dari pandemi influenza pada 1918. Mengutip New York Times, beberapa studi menemukan bahwa masker bedah dapat memberikan perlindungan yang baik terhadap penyakit seperti flu. Masker disebut efektif menyaring tetesan air liur dengan partikel besar. Namun, masker disebut kurang efektif untuk menyaring partikel halus yang melayang di udara lebih lama.

Kendati demikian, penggunaan masker dapat membantu Anda mengurangi risiko infeksi virus seperti virus corona. Sayangnya, masih banyak hal-hal yang salah kaprah soal penggunaan masker. Salah satunya adalah menggunakan masker dengan sisi putih sebagai bagian depan yang dianggap dapat melindungi diri dari polusi dan penyakit.

Mengutip Strait Times, masker bedah berkualitas baik umumnya memiliki tiga lapisan. Dua lapisan luar (berwarna untuk bagian depan dan putih untuk bagian dalam) dan lapisan tengah yang bertindak sebagai filter. Hanya ada satu cara untuk memakainya, yakni dengan sisi berwarna menghadap ke luar.

Sementara bagian putih merupakan penyerap. Bernapas dengan menggunakan masker sering kali terasa tidak nyaman. Lapisan putih dimaksudkan untuk membantu mengatasi hal tersebut. Berikut cara menggunakan masker yang tepat, mengutip situs San Fransisco Department of Public Health.

1. Bersihkan tangan dengan menggunakan sabun sebelum menyentuh masker.

2. Kenali setiap sisi masker. Sisi masker yang lebih kaku dan dapat ditekuk merupakan bagian atas yang dimaksudkan untuk menutup hidung Anda.

3. Sisi masker yang berwarna umumnya menjadi bagian depan atau luar. Sedangkan sisi yang berwarna putih bagian belakang atau dalam.

4. Tekuk ujung masker atas hingga mengikuti bentuk hidung.

5. Tarik bagian bawah masker hingga menutupi dagu.

Cara melepas masker:

1. Bersihkan tangan dengan air dan sabun sebelum menyentuh masker.

2. Jangan sentuh bagian depan masker. Bagian depan merupakan bagian yang terkontaminasi. Cukup sentuh ikatan atau bagian tali di telinga.

3. Buang masker ke tempat sampah.

4. Cuci tangan dengan air dan sabun.

Mengikuti cara penggunaan masker yang tepat dapat membantu Anda mengurangi risiko infeksi penyakit menular seperti virus corona.

BERITA TERKAIT

Adu Cepat Kerja Pemerintah dengan Virus Covid-19

Penanganan virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 harus beradu cepat dengan waktu. Ahli kesehatan masyarakat Nadia Nurul mengungkapkan, peningkatan kasus…

Sebaiknya Olahraga di Dalam Ruangan selama Wabah Corona

Melakukan olahraga di tengah anjuran tinggal di rumah selama wabah corona (Covid-19) berlangsung jadi tantangan tersendiri. Padahal, aktivitas olahraga di…

Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Di tengah pandemi infeksi virus corona atau COVID-19, saran untuk berjemur di bawah sinar matahari kian terdengar. Wajar saja, berjemur…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Adu Cepat Kerja Pemerintah dengan Virus Covid-19

Penanganan virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 harus beradu cepat dengan waktu. Ahli kesehatan masyarakat Nadia Nurul mengungkapkan, peningkatan kasus…

Sebaiknya Olahraga di Dalam Ruangan selama Wabah Corona

Melakukan olahraga di tengah anjuran tinggal di rumah selama wabah corona (Covid-19) berlangsung jadi tantangan tersendiri. Padahal, aktivitas olahraga di…

Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Di tengah pandemi infeksi virus corona atau COVID-19, saran untuk berjemur di bawah sinar matahari kian terdengar. Wajar saja, berjemur…