Laba Bank Syariah Mandiri Naik 31,67%

NERACA

Jakarta-- PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mengungkapkan laba bersihnya mencapai Rp551,07 miliar hingga akhir 2011. Laba bersih ini mengalami kenaikkan 31,67% disbanding 2010 lalu yang hanya sebesar Rp418,52 miliar. "Pendapatan fee based kita terutama berasal dari transaksi di haji, gadai dan tabungan," kata Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi di Jakarta, Rabu (18/4)

Menurut Yuslam Fauzi, penyumbang terbesar kenaikan laba bersih ini berasal dari pendapatan margin sebesar Rp3,77 triliun, naik 36,59% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,76 triliun. Selain itu, laba bersih ini juga ditopang oleh pendapatan berbasis jasa (fee based income) yang sebesar Rp1,08 triliun, naik 90,94% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp567 miliar. “Untuk fee based, peningkatan terbesar terutama disumbangkan itu transaksi gadai emas. Tapi secara keseluruhan fee based ini berasal dari kegiatan transaksional di e-channel,” tambahnya.

Selain itu, dari sisi aset, BSM mencatat pertumbuhan aset sebesar Rp48,67 triliun, naik 49,85% dari tahun sebelumnya sebesar Rp32,48 triliun. Posisi aset ini membuat posisi BSM dari keseluruhan bank di Indonesia naik dari posisi 32 menjadi posisi 19.

Rasio keuangan lainnya tercatat rasio pembiyaan bermasalah (Non Performing Finance/NPF) turun dari 3,52% menjadi 2,42% di akhir 2011, BOPO meningkat dari 74,97% menjadi 76,44%, Return on Equity (ROE) 64,84%, Return on Asset (ROA) 24,24%, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) naik dari 10,60% menjadi 14,57% dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (Financing to Deposit Ratio/FDR) naik dari 82,54% menjadi 86,03%. **bani

Related posts