Hotel Fitra Serap Seluruh Hasil Dana IPO

Emiten pengelola hotel, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum saham perdana senilai Rp22 miliar. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, hingga periode Desember 2019, perusahaan telah merealisasikan seluruh hasil bersih penawaran umum guna pembelian tanah senilai Rp9,97 miliar, pembangunan convention hall senilai Rp6 miliar, dan modal kerja senilai Rp3,82 miliar. Realisasi penggunaan dana itu seperti dalam rencana penggunaan dana menurut prospektus.

Perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan hotel dan pariwisata ini mengantongi hasil penawaran umum senilai Rp22 miliar. Setelah dikurangi biaya penawaran umum senilai Rp2,21 miliar, maka perseroan mengantongi hasil bersih senilai Rp19,80 miliar. Resmi mencatatkan sahamnya pada 11 Juni 2019, perseroan melepas sebanyak 220 juta saham baru atau 36,67% dari modal yang ditempatkan disetor penuh.

Di kuartal tiga 2019, PT Hotel Fitra International Tbk mencatatkan rugi senilai Rp4,57 miliar atau lebih tinggi 38,48% dibandingkan dengan rugi bersih yang dicatatkan pada akhir kuartal III/2018 senilai Rp3,30 miliar. Sementara perseroan membukukan pendapatan senilai Rp6,87 miliar. Nilai ini tumbuh 18,45% dibandingkan dengan raihan per 30 September 2018 yang sebesar Rp5,80 miliar.

Pendapatan perseroan didominasi dari hotel dan breakfast masing-masing senilai Rp3,86 miliar dan Rp1,37 miliar per September 2019. Sebagai informasi, perseroan mengelola hotel yang sama dengan yang dikelola oleh entitas anak PT Bumi Majalengka Permai, yaitu Hotel Fitra. Kenaikan pendapatan ini dibarengi dengan pertumbuhan beban pokok pendapatan sebesar 4,68% year-on-year dari Rp3,63 miliar menjadi Rp3,80 miliar. Biaya penyusutan dan food & beverage menjadi kontributor utama dari beban pokok pendapatan senilai Rp1,65 miliar dan 973,20 juta.

BERITA TERKAIT

RECCI Ramaikan Pasar Aksesoris Handphone Indonesia

Ramaikan pasar aksesoris handphone, PT Intertekno Maju Indonesia memperkenalkan produk terbarunya, yaitu RECCI Powerbank, kabel data, earphone dan charger di…

Goodyear Raih Pinjaman Rp 140 Miliar

Guna mendanai pengembangan bisnisnya, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) menandatangani perjanjian fasilitas perbankan korporasi dengan PT Bank BNP Paribas Indonesia…

Centrury Textile Cetak Rugi US$ 1,515 Juta

Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Century Textile Industry Tbk (CNTX) mencatatkan rugi setara US$ 1,515 juta atau memburuk  dibanding periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rampungkan Rights Issue - Glencore Akuisisi Saham CITA Rp 1,19 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah melorotnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan sentien virus…

Bentuk Manajemen Baru - Saham AISA Dipastikan Tidak Didelisting

NERACA Jakarta – Resmi terbentuknya manajemen baru pasca tersandung masalah hukum hingga berujung suspensi saham yang berkepanjangan, kini manajemen PT…

Rights Issue, ASSA Lepas 1,25 Miliar Saham Baru

Galang pendanaan di pasar modal, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) bakal melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih…