Peran Media Menjaga Stabilitas Bangsa, Kunci Suksesnya Kebijakan Pembangunan

Oleh: Siska Amelia, Praktisi Media Sosial

Pembangunan nasional merupakan serangkaian usaha pembangunan berkelanjutan yang meliputi seluruh kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara guna mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Hal ini sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi melindungi segenap bangsa, dan seluruh tumpah darah Indonesia. Selain itu mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Dalam mewujudkan pembangunan tersebut, diperlukan situasi dan kondisi lingkungan dalam negeri yang kondusif. Pembangunan akan berjalan dengan lancar ketika stabilitas negara tidak terganggu dan harmonis. Untuk itu keharmonisan bangsa hatmrus dijaga, kita semua harus.melawan berbagai ancaman yang bersumber dari maraknya berita Hoax, propaganda radikalisme serta aksi terorisme maupun ancaman lainnya yang dapat menghambat jalannya pembahgunan nasional disegala bidang.

Sebagai bangsa yang demokratis, kita harus menjunjung tinggi kedaulatan rakyat yang konstitusional. Namun sayangnya masih terdapat kelompok gerakan masyarakat yang masih melakukan provokasi dengan peredaran hoax maupun fitnah, serangkaian ujaran kebencian hingga pada akhirnya isu SARA turut mewarnai berbagai peristiwa yang terjadi di.bangsa ini. Oleh sebab itu, media mempunyai peranan penting dalam menangkal berbagai penyebaran berita hoax dan berita berita negatif lainnya dengan menyuguhkan berbagai informasi yang mengedukasi serta menyebarkan semangat persatuan dan kesatuan. Bukan malah ikut menyebarkan informasi yang belum tentu benar dan justru menimbulkan perpecahan.

Selain memiliki peran sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah media juga bertanggung jawab mengedukasi masyarakat. Pasalnya harus diakui bahwa dalam mewujudkan pembangunan nasional pemerintah pastinya akan mengeluarkan kebijakan yang dirasa mampu untuk mewujudkan suksesnya pembangunan nasional tersebut. Kendati demikian terkadang masih terdapat berbagai.pihak yang belum siap untuk berdemokrasi sehingga mereka membuat isu atau informasi yang tujuannya untuk menggagalkan berbagai kebijakan yang ada.

Hal ini justru dinilai keluar dari semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan nasional. Pasalnya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab ini rela menyebarkan hoax agar suatu kebijakan yang dinilainya tidak pantas supaya gagal untuk diterapkan. Maka dari itu media harus berperan dalam mengawal kebijakan pemerintah tanpa hoax demi tetap.terjaganya rasa optimisme.masyaarakat guna mewujudkan suksesnya pembangunan nasional.

Kemudian dalam menyikapi hoax yang kerap beredar, terlebih di era digital seperti sekarang ini, Pentingnya peran Media memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kalamgan warganet supaya mereka mampu memfilter informasi yang diterima. Hal ini berguna agar nantinya warganet tidak hanya sebagai penerima informasi tetapi mereka juga memiliki tanggung jawab dalam memberi edukasi kepada masyarakat maupun warganet lainnya. Pesan literasi tersebut oleh warganet kemudian harus di sampaikan dengan baik melalui konten maupun narasi positif kepada masyarakat.

Harapannya, dengan warganet ikut berkontribusi dalam membuat postingan positif secara massif ke depannya mereka mampu meredam penyebaran hoax yang terjadi di Indonesia. Sebab itu Upaya literasi media ini penting guna mensukseskan pembangunan nasional 5 tahun ke depan untuk kemajuan bangsa. Selain itu dengan menyebarkan informasi dan pemberitaan media yang dapat mengedukasi bagi pembacanya diharapkan mampu menumbuhkan optimisme bangsa dalam mewujudkan Indonesia Maju.

BERITA TERKAIT

Dunia Apresiasi Upaya Pencegahan Virus Corona Pemerintah Indonesia

  Oleh : Dodik Prasetyo, Peneliti di Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI)   Penyebaran Virus Corona ke berbagai belahan…

Tantangan Perizinan Investasi

  Oleh: Wignyo Parasian, Analis Ekonomi dan Keuangan Kemenkeu *)   Banyak negara khawatir dengan melihat kondisi perekonomian global belakangan…

KUT: Utang Pemerintah yang Belum Lunas

  Oleh:  Teguh Boediyana, Pengamat Perkoperasian dan UKM                   Memasuki tahun 2020  ini tanpa terasa sudah sekitar 20 tahun…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Dampak Positif Penyederhanaan Birokrasi

  Oleh : Evi Kurnaesih, Pengamat Sosial Politik   Pemerintah terus merealisasikan penyederhanaan birokasi. Selain bermanfaat untuk mempercepat pengambilan keputusan,…

Jangan Gagap Memahami Regulasi

  Oleh : Otjih S, Pengamat Kebijakan Publik   Kepala daerah dinilai masih gagap dalam memahami regulasi sehingga acapkali melahirkan…

Layanan Terintegrasi: Solusi Menarik Investasi

    Oleh: Citra Handayani N, Konsultan Pemerintah Estonia pada 2018-2019   Di tengah upaya menarik investasi asing tahun lalu,…