Uni Charm Sisakan Dana IPO Rp 882 Miliar

Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal di akhir tahun 2019 dan menjadi emiten dengan nilai emisi IPO terbesar sepanjang tahun 2019, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) hingga saat ini telah merealisasikan pengunaan dana hasil IPO sebesar 24% untuk membayar utang kepada Unicharm Corporation senilai Rp274,97 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Emiten produsen popok dan pembalut wanita ini tercatat masih memiliki sisa dana IPO senilai Rp882 miliar. Dalam aksi korporas penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan meraup dana segar total senilai Rp1,24 triliun. Rencananya, 65% di antaranya atau senilai Rp752 miliar akan digunakan untuk belanja modal. Selain itu, 20% untuk membayar utang senilai Rp231 miliar dan 15% sisanya untuk modal kerja senilai Rp173,5 miliar.

Mayoritas belanja modal UCID dialokasikan untuk ekspansi perseroan berupa penambahan line produksi, terutama di segmen produk pembalut wanita dan popok dewasa. Dalam prospektus Uni-Charm memerinci perseroan akan menggunakan sekitar 64,6% untuk belanja modal guna pembelian fasilitas produksi baru dan peremajaan fasilitas produksi yang sudah ada.

Fasilitas produksi baru di antaranya untuk meningkatkan kapasitas produksi produk pembalut wanita sekitar 10% dari kapasitas terpasang. Pembelian mesin bakal dilakukan pada tahun ini. Di samping itu, fasilitas produksi baru untuk produk popok dewasa. Dengan pembelian fasilitas produksi baru pada tahun ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sekitar 58% dari kapasitas terpasang.

Perseroan saat ini memiliki 4 fasilitas produksi di Karawang dan Mojokerto. Kapasitas produksi agregat dari fasilitas produksi perseroan sekitar 8,49 miliar, 8,75 miliar, 8,81 miliar, dan 4,41 miliar unit produk per tahun. Adapun, tingkat pemanfaat agregat dari fasilitas produksi di semua produk sekitar 82%, 84%, 77%, dan 80%.

BERITA TERKAIT

Lewat Aplikasi Kesehatan Pulse - Prudential Tawaran Pengelolaan Kesehatan Holistik

Inovasi untuk solusi selalu dihadirkan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) sebagai perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia yang fokus kepada…

Cambio Lofts, Hunian Premium di Alam Sutera

Potensi pasar properti pada tahun 2020 diyakini lebih baik disbanding dua tahun sebelumnya, hal ini terlihat dari munculnya proyek baru…

Rights Issue, ASSA Lepas 1,25 Miliar Saham Baru

Galang pendanaan di pasar modal, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) bakal melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mudahkan Pengembang Cari Modal - DPD REI DKI Targetkan Lima Anggotanya IPO

NERACA Jakarta –Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta mengajak anggotanya yang merupakan perusahaan pengembang…

Ketatnya Kompetisi Pasar Mobil - Pendapatan Astra Internasional Terkoreksi Tipis 1%

NERACA Jakarta – Tahun 2019 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi bisnis PT Astra Internasional Tbk (ASII). Pasalnya, sentimen melorotnya…

IHSG Merana Karena Corona - BEI Cermati Pasar Hingga Protokol Krisis

NERACA Jakarta – Tren penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak Senin awal pekan kemarin sebagai respon sentimen negatif virus…