Menatap Kegagahan Gunung Agung dari Teras Kamar

Bagi turis yang ingin menikmati suasana Bali yang tenang namun tetap dikelilingi oleh objek wisata dan tempat kongko, tak salah lagi bahwa kawasan Ubud ialah jawabannya. Ada banyak tempat penginapan di Ubud, mulai dari murah sampai yang mahal. Bagi yang sedang mencari hotel dengan pemandangan indah plus harga terjangkau, Adiwana Arya Villas mungkin jawabannya.

Masih satu grup dengan Adiwana Hotel & Resorts, hotel ini berada di Gg. Cendana, Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Tempatnya memang terpencil, bahkan gang masuknya kadang kasat mata kalau berkendara tanpa tengok kanan-kiri.

Namun percayalah, di balik terpencilnya lokasi hotel, akhirnya tamu bakal menemukan ketenangan yang hakiki - tidak kalah dengan hotel seharga belasan atau puluhan juta yang juga banyak beroperasi di Ubud. Adiwana Arya Villas menawarkan pengalaman bermalam di tengah alam, sama dengan sebagian besar properti yang mereka kelola lainnya di Bali. Untuk properti yang dikutip dari CNNIndonesia.com pada akhir tahun kemarin, hotel berada di tengah sawah.

Untuk masuk ke dalam komplek hotel, mobil harus dipacu perlahan, karena jalanannya hanya muat satu mobil. Saat malam hari, jalanan akan temaram karena minim cahaya, jadi berhati-hatilah bagi yang sering berkendara dengan ngebut.

Saat masuk ke dalam komplek hotel, tamu akan disambut lobi, restoran, lalu area kamar berbentuk pondok. Bangunan lobi dan restoran berbentuk rumah joglo; beratap tinggi plus ukiran Bali. Kesan pulang ke rumah nenek di desa langsung menyapa. Area restoran bersampingan dengan area kolam renang. Baik dari restoran atau kolam renang, tamu sudah bisa melihat pemandangan sawah yang terbentang.

Sayup musik terdengar dari pengeras suara, namun bisikan jangkrik dan cuitan burung mendominasi. Atmosfer yang sangat menyenangkan bagi yang ingin relaksasi. Bisa direkomendasikan bahwa waktu terbaik untuk untuk mencebur di kolam renang rasanya menjelang matahari terbenam.

Sementara itu ada empat pilihan kamar di sini, yakni; Suites, Suites with Paddy Rice Field View, Two Bedrooms Pool Villa, dan Three Bedroom Villa With Private Pool. Bagi yang datang bersama keluarga atau kerabat dalam jumlah besar, dua jenis kamar terakhir rasanya cocok untuk dipilih karena menawarkan privasi yang lebih.

CNNIndonesia.com mencoba bermalam di kamar Suites with Paddy Rice Field View yang berada di ujung komplek. Karena tiba pada sore hari, hanya persawahan yang terlihat membentang dari teras kamar. Angin semilir berembus masuk ke dalam ruangan, rasanya tak perlu menyalakan pendingin udara setiap saat di sini.

Arsitektur kamarnya juga masih mengusung gaya rumah joglo. Unsur kayu dan bambu menambah nuansa hangat kamar yang juga dilengkapi oleh teras dengan dua area duduk, tempat tidur berbingkai ukuran king size, dan area kamar mandi yang berisi bathub, pancuran air, dan wastafel.

Setengah area kamar mandi beratap terbuka, hingga dirasa menyenangkan jika hujan turun dan bisa mandi hujan di sana. Keseriusan Adiwana Arya Villas dalam menggarap hotel dengan konsep wellness sepertinya bisa diacungi jempol. Untuk urusan perlengkapan mandi, seperti sabun dan sampo - yang kemasannya sebagian besar bebas plastik, tak hanya wangi namun juga lembut di badan.

Rasanya betah lama-lama berendam di bathub sembari dibasuh busa sabun dengan wewangian yang aromatik, meski hotel ini juga punya fasilitas spa bernama Tejas Spa. Kegiatan bermalas-malasan di kamar akhirnya berakhir hingga waktu malam tiba. Wayang Restaurant yang berada dekat lobi menjadi pilihannya. Selain sarapan, restoran ini juga buka untuk makan siang dan makan malam. Bukan cuma tamu hotel saja yang boleh makan, tamu dari luar hotel juga dipersilakan.

Keberadaan hotel dengan restoran dengan menu beragam menjadi nilai tambah tempat penginapan di Ubud. Karena rasanya malas harus keluar hotel lagi untuk sekadar mencari makan atau kongko yang jarak satu sama lain cukup jauh plus jalanan yang kadang macet. Ada sejumlah menu makanan yang direkomendasikan CNNIndonesia.com di Wayang Restaurant.

Sementara untuk makan malam, yang bisa direkomendasikan ialah; Bebek Bali dan Sate Maranggi. Bagi restoran dalam hotel dengan penyajian yang serius, harga menu di di sini cukup terjangkau, bahkan bagi turis domestik. Melihat buku menu, harga makanan di sini mulai dari Rp57 ribu sampai Rp199 ribuan.

Jangan khawatir soal besaran porsi. Bahkan untuk menu Bebek Bali dan Sate Maranggi bisa untuk makan berdua. Wayang Restaurant juga menyajikan menu minuman alkohol yang beragam, mulai dari liquor, cocktail, sampai wine. Tinggal sebut, bartender bisa membuatkannya atau memberi pilihan lain jika bahannya sedang habis.

Bagi yang belum puas makan di Wayang Restaurant, bisa beranjak menuju Herb Library Bali yang ada dalam komplek hotel Adiwana Jembawan, masih dalam area Ubud. Di sana, pilihan menu vegan dan vegetarian lebih beragam Walau judulnya makanan sehat, namun restoran itu juga masih memiliki varian minuman alkohol yang enak dan wajib coba.

Sore dan malam hari sudah terasa menyenangkan. Lalu bagaimana dengan pagi hari? Tak disangka, kamar yang ditempat CNNIndonesia.com memiliki keunikan tersendiri. Walau tak punya kolam renang pribadi, namun saat pagi hari dari teras bisa langsung melihat pemandangan Gunung Agung yang terlihat jelas. Bermalas-malasan di teras kamar usai sarapan pagi sambil menikmati secangkir kopi dan menatap Gunung Agung menjadi momen paling menyenangkan selama bermalam di Adiwana Arya Villas.

BERITA TERKAIT

Berburu Ombak di Kepulauan Mentawai

Turis mancanegara berduyun-duyun ke Indonesia, sementara turis Indonesia ramai-ramai ke luar negeri untuk liburan. Anekdot ini bakal sering kita dengar…

Presiden Ingin Pariwisata RI Bisa Bersaing dengan Negara Tetangga

Presiden Joko Widodo menginginkan pariwisata di Indonesia dapat bersaing dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Berdasarkan data Travel…

ITDC , IFI Sinema, PFN dan Emotion akan Produksi Film ‘Akad’ - Promosikan Kawasan The Mandalika

"Bila nanti saatnya kan tiba, kuingin kau menjadi istriku. Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan, berlarian kesana-kemari dan tertawa. Namun…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Berburu Ombak di Kepulauan Mentawai

Turis mancanegara berduyun-duyun ke Indonesia, sementara turis Indonesia ramai-ramai ke luar negeri untuk liburan. Anekdot ini bakal sering kita dengar…

Presiden Ingin Pariwisata RI Bisa Bersaing dengan Negara Tetangga

Presiden Joko Widodo menginginkan pariwisata di Indonesia dapat bersaing dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Berdasarkan data Travel…

ITDC , IFI Sinema, PFN dan Emotion akan Produksi Film ‘Akad’ - Promosikan Kawasan The Mandalika

"Bila nanti saatnya kan tiba, kuingin kau menjadi istriku. Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan, berlarian kesana-kemari dan tertawa. Namun…