Kredit Danamon Tumbuh 23%

NERACA

Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) mengklaim total kredit Danamon mencapai Rp 106 triliun pada kuartal pertama 2012. Penyaluran kredit ini naik sebesar 23% dibanding 2011 lalu yang hanya mencapai Rp 86 triliun. “Iklim usaha yang positif ini memungkinkan kami untuk menjaga kinerja yang sehat dan melanjutkan pengembangan pada area pertumbuhan tinggi kami dan juga menjajaki area pertumbuhan yang baru," kata Presiden Direktur Danamon, Henry Ho di Jakarta,17/4

Pertumbuhan kredit yang kuat ini didorong oleh pertumbuhan di segmen mass market, yang mencakup kredit kepemilikan kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga (durable goods), dan kredit kepada nasabah wirausahawan kecil (self-employed mass market).

Kredit segmen mass market ini mencatat pertumbuhan sebesar 23% pada kuartal pertama tahun 2012 dibanding periode yang sama tahun lalu. Kredit dari segmen wholesale mencatat pertumbuhan sebesar 29% dan kredit dari segmen Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Komersil (Small Medium Enterprises and Commercial/SMEC) mencatat pertumbuhan sebesar 22%.

Sementara itu, pembiayaan yang disalurkan oleh unit bisnis ABF (Assets Based Financing) Danamon tumbuh sebesar 53%. “Pada dua belas bulan terakhir, pertumbuhan kredit yang kuat pada berbagai segmen bisnis kami dilengkapi dengan terjaganya kualitas aset,” tambah Vera Eve Lim Direktur dan Chief Financial Officer Danamon.

Rasio Non Performing Loan (NPL) membaik menjadi 2,5% pada kuartal pertama tahun 2012 dibandingkan tahun lalu, dimana rasio NPL berada pada 3,1%. Pada kredit otomotif, Adira Finance menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 42.684 miliar atau tumbuh 30% pada kuartal pertama tahun 2012, didukung oleh pertumbuhan stabil di industri otomotif dan tren bunga rendah. **cahyo

Related posts