Reswara Kantongi Penjualan Batubara Capai 935 Ribu Metrik Ton

Neraca

Jakarta - Anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Reswara Minergi Hartama (Reswara) mengantongi kontrak penjualan batubara dengan AVRA Commodities Ltd. (AVRA Commodities) sejumlah 935.000 metrik ton batubara dengan kadar 5.500 kilokalori ADB pada 16 April 2012.

Presiden Direktur PT ABM Investama Tbk, Andi Djajanegara mengatakan, keberhasilan Reswara mendapatkan kontrak penjualan batubara yang cukup besar menjadi keyakinan kuat perseroan bila target penjualan dapat terpenuhi,”Reswara berhasil mencatat pertumbuhan penjualan secara progresif sebelum Semester I 2012. Hal ini sejalan dengan strategi perseroan untuk mencapai pertumbuhan bisnis jangka panjang yang berkesinambungan,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/4).

Menurutnya, dengan volume penjualan tersebut maka total penjualan batubara Reswara telah mencapai 2,9 juta metrik ton atau lebih dari 50% target penjualan perusahaan di 2012 sebesar 5,5 juta metrik ton di awal kuartal kedua tahun ini.

Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur Reswara, Harry Asmar, dengan adanya kontrak dengan AVRA Commodities, Reswara berhasil mengamankan trader strategis lainnya, setelah pada awal tahun telah bermitra dengan sebuah perusahaan dari India. “Hal ini menjamin ketersediaan pasar bagi batubara yang kami produksi melalui dua konsesi pertambangan yang kami miliki,” ungkapnya.

Penjualan batubara perseroan berasal dari produksi anak usaha Reswara, PT Tunas Inti Abadi (TIA) dari wilayah pertambangan di Kalimantan Selatan. Kontrak tersebut merupakan salah satu kontrak stategis antara Reswara dengan AVRA Commodities. Dimana AVRA merupakan perusahaan komoditi multinasional yang fokus pada perdagangan batubara di Indonesia.

Sementara Presiden Direktur AVRA Indonesia, Bob Kamandanu menuturkan, pihaknya menyambut baik kerjasama penjualan batubara antara AVRA Commodities dan Reswara, “Kami yakin sebagai bagian dari perusahaan energi terintegrasi ABM Investama, Reswara akan mampu memenuhi tuntutan ketepatan waktu dalam pengiriman yang merupakan salah satu faktor penting dalam coal trading,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kerjasama Reswara dengan AVRA Commodities juga akan ditindak lanjuti berupa peningkatan penjualan batubara milik TIA (TIA Compliant Coal - TCC) maupun batubara lain yang dijual melalui Reswara (Reswara Trading Coal - RTC) untuk spesifikasi 6000 kilokalori GAR (Kaltim), 5000 kilokalori GAR (Kalteng), dan 4000 kilokalori GAR (Kalsel) dalam waktu dekat.

Asal tahu saja, AVRA Commodities bergerak dalam perdagangan komoditas terutama thermal coal dengan tujuan suplai utama pasar India, Cina, Thailand dan Filipina. AVRA Commodities memiliki perpanjangan tangan di Indonesia dengan nama PT AVRA Indonesia. (bani)

Related posts