Solusi Komunikasi Pada Daerah Bencana - Telkomsel :

NERACA

Telkomsel gunakanbackbone transmisifiber optic Ring untuk menjaga kualitas jaringan dan menerapkan desain bangunan tahan gempa padaTelkomsel Telecomunication Centerdi daerah rawan bencana alam.

Usai gempa berkekuatan 8,5 skala Richter yang mengguncang beberapa wilayah Sumatera pada waktu yang lalu, banyak masyarakat korban bencana mengeluh mengenai sulitnya komunikasi melalui perangkat seluler. Hal tersebut disebabkan karena lonjakan trafik melebihi kapasitas yang ada.

Oleh karena itu, berbagai inovasi teknologi sebagai langkah preventif dilakukan oleh Telkomsel demi memberikan kemudahan akses layanan internet, dimana Telkomsel meningkatkan pengawasan kepada infrastruktur telekomunikasi dan bahkan menambah kapasitas jaringan di wilayah bencana untuk berjaga-jaga terjadinya lagi peningkatan komunikasi.

Langkah-langkah preventif tersebut diharapkan dapat menjadi prioritas sebagai alternative di saat terjadiblockinguntuk melakukan panggilan maupun sms. Dan pelanggan tetap dapat berkomunikasi melalui email, meng-upadatestatus melaluisocial mediabahkan mengetahui situasi terkini melaluibrowsing internet.

Head of Corporate Communication Division Telkomsel Ricardo Indra mengatakan bahwa Telkomsel memperhatikan aspek geografis Indonesia dalam menggelar jaringannya seperti faktor cuaca, alam, dan kondisi lingkungan setempat yang sangat beragam. “Kami melakukan berbagai terobosan dalam mengimplementasikan teknologi selular, termasuk inovasi dalam layanan internet saat menghadapi kondisi darurat,” kata dia.

Telkomsel konsisten membangun Indonesia melalui jaringan selularnya dimana saat ini terdapat 46broadband citydan ditargetkan menjadi 100broadband citypada tahun 2012 ini. “Hal ini merupakan kontribusi konkrit Telkomsel terhadap negara, termasuk menyiapkan infrastruktur selular yang dapat digunakan masyarakat di saat darurat,” tambah Ricardo.

Mengantisipasi kondisi bencana alam yang sering terjadi di daerah Sumatera, Telkomsel menggunakanbackbone transmisifiber optic Ring Jasuka(Jakarta – Sumatera – Kalimantan).Backbonetersebut mempunyaiRing Proteksi sehingga dapat menjaga kualitas jaringan dimana pada saat salah satu kota terkena bencana maka kota-kota lain tidak akan terganggu.

Dari sisi infrastruktur, Telkomsel telah menerapkan desain bangunan tahan gempa padaTelkomsel Telecomunication Center(TTC)yang menjadi pusat pengendali jaringan di wilayah layanan Telkomsel. Sedangkan dari sisi sistem, mekanismeredundancy(duplikasi komponen kritis dan fungsi dari suatu sistem dengan tujuan meningkatkan kehandalan sistem saat terjadi gangguan) untuk transmisi danpower supplysudah mulai diterapkan dibeberapa lokasi.

Untuk mempercepat prosesrecovery, Telkomsel telah menyiapkanMobileBTS yang biasa disebutCOMBAT(Compact Mobile Base station) yang selalu siaga di daerah bencana menggantikan BTS yang tidak berfungsi karena bencana alam.

Antisipasi

Meski tidak ada yang rusak, pascagempa hari Rabu yang lalu, berapa BTS sempat mengalami gangguan atau mati akibat terhentinya catuan daya listrik dari PT.Perusahaan Listrik Negara (PLN) di beberapa daerah.

Namun gangguan itu secepatnya bisa teratasi manejemen yang segera mengerahkan 92 mobile genset untuk menghidupkan BTS yang sempat terganggu tersebut.

“Telkomsel juga melakukan kebijakan fasilitas auto routing ke MSC (mobile switching centre) di luar area gempa untuk mengatasi gangguan komunikasi menyusul terjadinya peningkatan panggilan dan dilakukan pada saat bersamaan pada saat terjadi dan pascagempa,” kata Head Of Corporate Communication Telkomsel Sumatera Division Hadi Sucipto.

Telkomsel berupaya memaksimalakan ketersedian akses jaringan komunikasi di daerah bencana sehingga sarana serta prasarana telekomunikasi seluler yang ada di daerah tersebut dalam kondisi optimal.“Mudah-mudahan tidak ada gempa lagi, namun manajemen terus berjaga-jaga agar ketika saat diperlukan, komunikasi tidak terhambat,” harap dia.

Ahli geologi Sumut, Timbul Raya Manurung, meminta pemerintah dan masyarakat tetap waspada mengingat gempa Simeulue dinilai aneh karena ahli geologi sebelumnya menggangap jalur Nias, Simeulue Aceh sudah aman atau tidak ada gempa besar dalam waktu dekat pascagempa di Aceh pada 2004 yang berujung pada tsunami dan Nias di 2005.

layanan Posko Gempa

Guna menindaklanjuti ekses gempa yang mungkin terjadi, TelkomGroup membuka layanan Posko Gempa dengan menyediakan fasilitas telekomunikasi gratis di lima lokasi yang paling rawan gempa. Semua nomor posko gempa dapat dipergunakan secara gratis selama tujuh hari, yakni 12--18 April 2012.

Banda Aceh di Jalan S.A. Mahmudsyah No.10 telepon 0651-22249/ Flexi 0651-7470895, 0651-7113373, 0651-7461123. Meulaboh di Jalan Merdeka No.59 telepon 0655-7551399/ Flexi 0655-7000002, 0655-7000005. Posko Sinabang di Jalan Nusantara No.1, telepon 0650-21500/ Flexi 0650-7002989, 0650-7002990,Tapaktuan di Jalan T. Cut Ali No.85, telepon 0656-21010/ Flexi 0656-7011108, 0656-7011109; daerah Calang Jalan Gunung Carak, telepon 0654-2210000/ Flexi 0654-7004681, 0654-7004682.

Khusus Kota Padang posko dibuka di Centrum Padang Baru dengan nomor telepon 0751-40731 dan di Medan di Kantor Telkom Jalan M.H. Yamin, S.H. No.2 dengan nomor telepon yang bisa dihubungi 061-4103032.

Related posts