Maret, BPS Prediksi Terjadi Deflasi

Maret, BPS Prediksi Terjadi Deflasi

Bogor—Badan Pusat Statistik memperkirakan kemungkinan besar terjadi deflasi pada Maret 2011 ini. Alasanya ada indikasi sejumlah harga-harga komoditas, terutama bahan pokok terus menurun seperti beras. “Kita melihat bulan ini akan terjadi deflasi,” kata Kepala BPS Rusman Heriawan kepada wartawan di Istana Bogor, Senin 14/3

Lebih jauh kata Rusman, bahkan tak hanya beras, malah beberapa komoditas lainnya juga turut mengalami pelemahan. “Indeks beberapa komoditi kita terus menurun. Dan pada bulan-bulan depan akan terjadi deflasi terus, beras hari ini di Cipinang turun lagi Rp100 kemudian penting juga untuk menjaga harga-harga yang dikendalikan pemerintah dan kita harus menjaga,” tambahnya.

Oleh karena itu lanjut Rusman, dalam jangka pendek ini, Bulog harus tetapkan minumum stok sebanyak 1,5 juta ton. ”Kalau bisa dua juta. Hingga saat ini stok di gudang bulog sudah satu juta lebih,” terangnya.

Ditempat yang sama Menko Perekonomian Hatta Rajasa meyakini akan terjadi deflasi di bulan ini dan beberapa bulan ke depan, karena harga pangan terus menunjukkan penurunan khususnya harga beras. “Soal inflasi, kita melihat ini bulan-bulan sebagai terjadinya deflasi. Kita lihat harga-harga terus menurun seperti beras dan indeks beberapa komoditi kita terus menurun,” ujar Hatta.

Untuk BBM, Hatta juga yakin harga minyak dunia bakal terjaga sehingga pemerintah bisa mengendalikan inflasi dengan baik. Dalam rapat kabinet tersebut, Hatta memaparkan soal rencana ketahanan pangan dan energi kepada predisen. Untuk menjaga inflasi terjaga, pemerintah meminta Bulog untuk menetapkan stok minimal 1,5 juta ton. “Kalau bisa 2 juta ton. Saat ini stok beras di gudang Bulog sudah 1 juta lebih,” imbuhnya. **ruhy

BERITA TERKAIT

NILAI TUKAR RUPIAH CENDERUNG STABIL - BI Prediksi Inflasi 2019 di Bawah 3,5%

Jakarta-Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan bahwa inflasi sepanjang tahun ini akan terkendali sesuai dengan proyeksi Anggaran Pendapatan dan…

Data BPS - Ekspor Industri Pengolahan Turun 6,92 Persen di Desember 2018

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melansir ekspor industri pengolahan pada Desember 2018 mengalami penurunan 6,92 persen jika dibandingkan…

BPS Sebut Angka Kemiskinan Terus Turun

      NERACA   Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka penduduk miskin pada September 2018 terus mengalami…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

LPEI Dukung Pembiayaan Ekspor Kereta ke Bangladesh

  NERACA   Jakarta - Lembaga Pemerintah Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan pembiayaan menggunakan skema National Interest Account…

Caleg DPR Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat - Angka Kemiskinan Siak Tinggi

  NERACA   Siak – Angka kemiskinan di Kabupaten Siak Provinsi Riau mencapai 93.800 ribu. Padahal, Kabupaten Siak mempunyai kekayaan…

Hongkong Ingin Tingkatkan Perlindungan TKI

    NERACA   Jakarta - Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hongkong, Law Chi Kwong mengunjungi Indonesia dengan misi bertukar…