BEI Rilis Indeks 30 Saham Unggulan 23 April Nanti

Neraca

Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal merilis indeks 30 saham unggulan (IDX-30) pada akhir April 2012. Rencananya, peluncuran indeks 30 saham unggulan akan dilakukan tepat pada tanggal 23 April nanti.

Kata Direktur Utama BEI Ito Warsito, peluncuran indeks 30 dimaksudkan untuk memberikan acuan bagi pelaku pasar. Pasalnya, selama ini indeks saham di BEI masih kurang spesifik untuk dijadikan patokan (benchmark) pelaku pasar, “Diharapkan dengan diterbitkannya IDX-30 itu dapat menjadi 'benchmark',”katanya di Jakarta, Senin (16/4).

Kemudian untuk indeks infrastruktur dan perbankan, Ito mengatakan, kedua indeks itu masih dalam proses pembentukkannya. Dia menjelaskan, indeks infrastruktur akan bekerjasama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (PERSERO).

Sementara mengenai Indeks Saham Syariah (ISSI) yang telah dirilis pada 12 Mei 2011 lalu, kata Ito, pertumbuhannya melebihi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Indeks saham syariah naik, kenaikan itu dikarenakan harga saham syariah mengalami peningkatan," ujar dia.

Sejak awal 2012, ISSI sudah mengalami pertumbuhan 10,97%. Sementara IHSG hanya mengalami pertumbuhan sebesar 8,82% pada periode yang sama. Sebelumnya, Direktur Pengembangan BEI, Friederica Widyasari Dewi mengatakan, dibentuknya indeks-indeks itu diharapkan dapat memicu perusahaan Manajer Investasi (MI) menerbitkan produk reksadana khususnya "Exchange Traded Fund" (ETF).

ETF merupakan, Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa seperti saham. Sebagaimana halnya reksa dana konvensional, dalam ETF terdapat pula Manajer Investasi, Bank Kustodian. Salah satu jenis ETF yang akan dikembangkan di pasar modal Indonesia adalah Reksa Dana Indeks.

Friederica menngemukakan, indeks 30 saham yang masuk dalam kategori likuid itu merupakan kumpulan dari 45 saham yang ada di indeks LQ45, namun nantinya dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar, volume, serta frekuensi perdagangan yang paling tinggi."Sebenarnya 30 saham yang akan ada di situ pasti ada juga di LQ 45. Tapi bedanya ini hanya 30 saham," katanya.

Sementara untuk indeks saham perbankan dan infrastruktur, kata dia, merupakan saham-saham yang tergabung dalam sektor infrastruktur dan perbankan yang akan melengkapi indeks yang telah ada sebelumnya di BEI. (bani)

Related posts