Direksi Baru Mandiri Dan BNI Lagi Dipersiapkan

Selasa, 15/03/2011

NERACA

Jakarta - Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, saat ini dirinya sedang mencari nama calon pengganti Direksi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRII) yang akan habis masa jabatannya. "Ada Direksi BRI dan Mandiri sudah habis masa jabatannya dan harus diganti. Tetapi saya belum bisa menyebut siapa saja," katanya di Jakarta, Senin (14/3).

Dirinya belum mau menyebutkan siapa calon yang sedang dipersiapkan sampai masa proses seleksi calon direksi selesai dilakukan.. "Kita cari dan kita finalisasi nanti segera,"tandasnya.

Kemudian menyinggung soal kartel perbankan, Mustafa menegaskan bila kartel di perbankan BUMN tidak ada. Penegasan sebelumnya juga disampaikan Gubernur BI Darmin Nasution yang menuturkan, tak ada praktik kartel penetapan suku bunga kredit yang dilakukan oleh14 bank besardi Indonesia. Bunga kredit bank besar tak ada yang sama.

"Kartel ya enggaklah. Tingkat bunga antar bank tidak sama dan jelas-jelas beda satu sama lain. Justru sekarang ini bedanya banyak, misalnya antara BCA dengan bank-bank besar lainnya," ungkap Darmin diakhir pekan lalu.

Mustafa juga menjelaskan, pada dasarnya persoalan kartel di perbankan pemerintah tidak ada. Namun yang ada hanya virtual holding dan wacana ini sudah disampaikan ke Bank Indonesia (BI) dan mereka dihimpun di tingkat komisaris utama dan dewan kebijakan perbankan. (bani)

Selain itu, pemerintah juga tengah memfinalisasikan calon direksi keuangan PT Garuda Indonesia dan PT PAL Indonesia, serta direktur hulu PT Pertamina (Persero). "Kalau untuk Garuda minggu depan selesai di internal kita, sedangkan Pertamina tengah di TPA [Tim penilai Akhir]," ujarnya. (bani)