First Media Klaim Masih Dalam Proses - Kabar Diakuisisi MNC Vision

NERACA

Jakarta –Ambisi MNC Grup mengusai pasar televisi berbayar di Indonesia bakal berjalan mulus seiring rencana mengakuisisi -PT First Media Tbk (KLBV). Corporate Secretary First Media, Harianda Noerlan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, proses akusisi yang dilakukan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) terhadap perseroan masih merupakan tahap awal.

Kedua perusahaan sudah menandatangani term sheet yang belum merupakan suatu perjanjian definitif dan tidak mengikat.”Pelaksanaan akuisisi akan bergantung antara lain pada hasil due diligence yang disepakati para pihak, pemenuhan kondisi prasyarat, kesepakatan pembiayaan oleh IPTV dengan pihak lainnya,"ujarnya.

Kondisi dan prasyarat tersebut antara lain, ketentuan pasar modal dan peraturan perundang- undangan yang berlaku, serta ketentuan-ketentuan lain yang akan disepakati lebih lanjut oleh para pihak. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, kedua belah pihak harus mencapai kesepakan dalam kurun waktu enam bulan. "Perseroan tetap dapat melakukan pengembangan bisnis dan sinergi sampai tercapainya kesepakatan lebih lanjut," tambah Harianda.

Sebelumnya, direksi perusahaan penyedia layanan televisi berbasis internet milik Hary Tanoesodibjo, menyatakan resmi berniat mengakuisisi First Media milik Grup Lippo. Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama MNC Vision Networks, Ade Tjandra seperti dikutip CNBC. “Perseroan sudah menekan term sheet untuk menjajaki akuisisi mayoritas saham Link dari First Media dan Asia Link," kata Ade.

Namun pihaknya belum menyebutkan detail rencana transaksi tersebut kapan akan diselesaikan, bersama dengan besaran saham dan nilainya. Ade menjelaskan, akuisisi ini akan menciptakan berbagai sinergi dalam konten, infrastruktur jaringan, kapasitas bandwidth, dan lainnya yang akan menghasilkan pertumbuhan pendapatan.

BERITA TERKAIT

Waspadai Dampak Sistemik - BEI Terus Pantau Reksadana Gagal Bayar

NERACA Jakarta –Guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan investor terhadap produk investasi reksadana yang gagal bayar, PT Bursa Efek Indonesia…

Saham Perdana IFSH Dibuka Melesat 47,73%

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada Kamis (5/12) dibuka menguat tajam…

Raup Bisnis Daur Ulang Sampah Plastik - Coca Cola Inisiasi Packaging Recovery Organization

NERACA Jakarta – Sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mengurangi sampah plastik, produsen minuman kemasan Coca Cola Indonesia sangat aktif dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jakarta Garden City Raih Golden Property Awards 2019

Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT…

Waspadai Dampak Sistemik - BEI Terus Pantau Reksadana Gagal Bayar

NERACA Jakarta –Guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan investor terhadap produk investasi reksadana yang gagal bayar, PT Bursa Efek Indonesia…

Saham Perdana IFSH Dibuka Melesat 47,73%

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada Kamis (5/12) dibuka menguat tajam…