Penggunaan Anggaran Harus Produktif

NERACA

Jakarta--Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan anggaran negara dimasa mendatang harus lebih produktif untuk membiayai pembangunan sarana dan infrastruktur serta pemenuhan sistem jaminan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. "Pemerintah ingin menyampaikan pesan, mari kita batasi subsidi dan alokasikan untuk anggaran yang lebih produktif misalnya percepatan pembangunan infrastruktur, atau membangun sistem jaminan sosial," katanya di Jakarta, Rabu malam.

Untuk itu, pemerintah berkomitmen menambah anggaran belanja modal dalam APBN-Perubahan 2012 menjadi sebesar Rp168,87 triliun dan mengalokasikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk pemanfaatan sarana infrastruktur sebesar Rp30 triliun.

Namun, Menkeu mengakui anggaran belanja untuk keperluan infrastruktur tersebut belum memadai, karena kemampuan pemerintah untuk menyediakan dana tersebut masih terbatas.

Untuk itu, menurut Menkeu, pemerintah akan menjaga kesinambungan dan kestabilan indikator ekonomi makro agar investor mau menanamkan modal pada megaproyek tersebut. "Indonesia selalu menjaga kesehatan fiskal karena investor asing atau domestik, plus adanya makro ekonomi yang stabil dan fiskal yang berkesinambungan, mau untuk melakukan investasi," ujarnya.

Pemerintah, lanjut Menkeu, mempunyai komitmen untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah di Indonesia dengan mendorong pembangunan infrastruktur sehingga momentum pertumbuhan ekonomi yang telah membaik dapat terus terjaga. "Kita memang punya tantangan untuk mempersiapkan proyek-proyek infrastruktur yang baik supaya investor mau masuk dan membiayai atau pun melakukan investasi disitu," ujarnya.

Related posts