Citra Marga Kembangkan Bisnis Tol Batu Bara

NERACA

Jakarta---PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) berencana mengembangkan bisnis baru yakni jalan tol khusus batu bara di Sumatera Selatan mulai tahun depan dengan nilai investasi Rp1,5 triliun-Rp2 triliun. "Jalan tol itu format bisnis baru. Basisnya tetap seperti 'core busines' kami tapi karena melayani trafik kendaraan berat maka bakal memaksimalkan kemampuan perencanaan, konstruksi dan maintenance. Estimasi khusus untuk jalan darat tahap pertama mencapai kisaran Rp1,5-2 triliun," kata Direktur Citra Marga, Daniel G Reso di Jakarta, Kamis.

Lebih jauh kata Daniel, pada tahap awal, perseroan akan membangun satu lajur kanan-kiri, tahap selanjutnya akan menambah satu lajur lagi sehingga totalnya dua lajur. Pihaknya menetapkan target memulai proyek itu pada semester pertama 2013 mendatang.

Seperti diketahui, CMNP merupakan perusahaan swasta pengelola jalan tol. Daniel mengatakan, pihaknya memanfaatkan kompetensi perseroan untuk memasuki bisnis yang terbilang baru itu. Alasanya, lanjut Daniel, secara fisik, rencana proyek berupa jalan tol yang membentang dari kawasan konsentrasi tambang batu bara di Sumatera Selatan itu berada di sekitar Tanjung Enim, Muara Enim dan Lahat hingga pelabuhan Tanjung Api-api yang langsung berhadapan dengan perairan laut lepas Selat Bangka Belitung. "Sejauh ini kami sedang melakukan studi proyek. Banyak opsi yang bisa kami ambil, apakah menggarap sendiri, menggandeng mitra strategis bahkan bekerja sama dengan pemerintah daerah," tambahnya

Daniel menambahkan nilai proyek itu cukup tinggi sekaligus menyerap investasi besar. Beberapa bentuk infrastruktur transportasi lainnya juga tengah dikaji. "Pilihannya ada tiga. Jalan darat, 'water way' melalui sungai, dan rel kereta api. Nilai proyek maksimal kami perhitungkan hingga Rp7 triliun termasuk jika memasukkan rel kereta api," ujarnya

Sesuai spesialiasi perseroan, kata Daniel, perseroan bakal membangun jalan darat sektiar 120 kilometer hingga kawasan luar kota Palembang.

Dikatakan dia, jalan itu terpisah dari jalan raya eksisting karena peraturan daerah di Sumatera Selatan telah memberlakukan larangan angkutan batu bara melintas di jalan umum.

Menurut Daniel, Citra Marga masih berkonsentrasi pada rencana jalan darat meski tetap mempertimbangkan proyek yang mencakup jalur sungai.

Yang jelas saat ini perseroan secara terbuka mengungkapkan rencananya untuk mengakuisisi 19 persen saham di ruas tol Cinere-Jagorawi (Cijago) sepanjang 14,6 kilometer. "Itu bagian dari rencana perseroan untuk mengakuisisi dua hingga tiga ruas baru dalam tol metropolitan Jakarta," kata Direktur Operasi dan Sekretaris Perusahaan PT CMNP Hudaya Arryanto, di Jakarta, Kamis.

Menurut HUdaya, prosentasi saham yang akan dibidik adalah milik PT Waskita Karya yang berencana melepas saham sebesar 19,78% di ruas itu. "Kita masih lakukan penghitungan berapa persen masuknya. Karena tidak ingin terlalu kecil juga saham yang dibeli," ujarnya. **cahyo

Related posts