ASM Targetkan 3000 Agensi Berlisensi - Terkendala Lembaga Sertifikasi

NERACA

Jakarta – PT Asuransi Sinar Mas (ASM) berupaya meningkatkan jumlah agency berlisensi sebanyak 3000 per tahun. Namun sayangnya terkendala lembaga sertifikasi. Sehingga jumlah agency berlisensi ASM saat ini 900 agensi. Padahal diharapkan jalur agency berkontribusi sebesar Rp 150 miliar terhadap premi bruto. “Kami masih terus proaktif menyurati Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) untuk meningkatkan jumlah agency berlisensi kami. Sebenarnya 900 agency berlisensi kami itu sudah yang paling tinggi kalau dibanding dengan asuransi lain,” kata Direktur Marketing, Dumasi Marisinah Samosir kepada media di Jakarta, Kamis (12/4).

Dumasi mengakui, sepanjang Januari hingga April tahun ini, AAUI baru satu kali mengadakan sertifikasi. Padahal, agency ASM tersebar di seluruh Indonesia tidak hanya berdomisili di Jakarta. “Kami terus konsen meningkatkan agency berlisensi. Menyurati AAUI tapi setiap sudah dapat jadwal seringkali dicancel,” jelas Dumasi.

Lebih jauh Dumasi menyarankan agar pihak AAUI mengembangkan sistem sertifikasi dengan media online seperti yang diadopsi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia. “Kami juga berharap sertifikasi bisa seperti AAJI. Ada sertifikasi online,” katanya.

ASM menargetkan pendapatan premi dari jalur distribusi keagenan tahun ini tumbuh 50% menjadi Rp 150 miliar. Dumasi mengklaim keagenan bisa mengerek kontribusi ritel yang perbandingannya terhadap korporasi masih 20%:80%. Sinar Mas berniat mengerek porsi ritel menjadi 40% untuk pencapaian akhir tahun 2012.

Dalam merealisasikannya, tahun ini Sinar Mas akan membuka 10 kantor pemasaran baru di seluruh Indonesia. Harapannya, jumlah agen bertambah 20.000 agen dari yang sekarang berjumlah 7.000 agen.Sebagai gambaran, tahun ini target premi bruto Sinar Mas tumbuh 20% menjadi Rp 4,5 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1,7 triliun. Sedangkan laba ditargetkan Rp 500 miliar atau tumbuh 25% dibanding tahun lalu Rp 401 miliar.

Dari sisi premi netto (nett premium written), ASM berhasil membukukan premi Rp 1,42 triliun, meningkat 24 % dibandingkan periode tahun 2011.Disebutkannya, pencapaian laba sebelum pajak dan aset Asuransi Sinar Mas tahun 2011 juga mengalami peningkatan. Laba sebelum pajak adalah sebesar Rp 399,41 miliar meningkat sebesar 32 % dibandingkan tahun 2010. **maya

Related posts