Pimpin Raker DPR-Kemenparekraf, Syafril Huda: Publik Punya Harapan Besar terhadap Mas Tama dan Mbak Angela

Jakarta, Masyarakat Indonesia memiliki harapan besar terhadap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dipimpin oleh Wishunutama Kusubandio dan Angela Tanoesoedibjo. Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI Syafril Huda dalam rapat perdana Kemenparekraf di ruang rapat Komisi X, di Kompleks MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin.

"Publik punya harapan besar terhadap Mas Tama dan Mbak Angela untuk meningkatkan pariwisata," ujarnya. Ia mengatakan pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk mendongkrak devisa Indonesia. Karenanya, perumbuhan pariwisata melalui event-event internasional harus diperbanyak. "Pariwisata memberikan kontribusi devisa kita, jadi harus kita dorong event-event internasional untuk diperbanyak. Olahraga termasuk harus menjadi pariwisata di negeri kita," katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan akan pentingnya sinergi antara Kemenparekraf dengan menteri-menteri terkait, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Karena itu kita menaruh harapan besar. Disini kami mendorong sepenuhnya Mas Tama bekerja maksimal, termasuk kulturisasi bisa selesai secepatnya," katanya.

Dia berharap di tangan Kemenparekraf yang baru bisa menggenjot kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara dengan memaksimalkan potensi destinasi wisata baru yang menjadi andalan program kerjanya. Secara perlahan, lanjutnya, program tersebut akan mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia. "Pariwisata harus menjadi unggulan dan menjadi bagian untuk menyejahterakan rakyat Indonesia," tuturnya.

Dalam pemaparannya, Wishnutama menjabarkan mengenai tiga strategi pembangunan sektor pariwisata yang akan dilakukan Kemenparekraf. Adapun, tiga strategi tersebut yaitu wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Adaoun, strategi di sektor ekonomi kreatif akan berfokus pada peningkatan nilai tambahnya yang akan dilakukan melalui pendampingan dan inkubasi, pengembangan center of excellence, dan fasilitasi inovasi dan penguatan brand. "Kemudian pengembangan dan revitalisasi ruang kreatif, penerapan dan komersialisasi hak atas kekayaan intelektual, dan penguatan rantai pasok dan skala usaha kreatif," ujarnya.

Di sisi lain, Angela menyampaikan dalam Raker tersebut banyak masukan-masukan yang diterima. Pertama, pengembangan pariwisata yang bisa selaras dengan konservasi alam dan budaya. "Kita meningkatkan sustainable tourism, itu yang pertama," jelasnya Untuk itu akan berkoordinasi dengan kementerian lainnya. Seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kedua, ekonomi kreatif turut dikembangkan tidak hanya di urban area. "Tapi juga di desa-desa sesuai dengan destinasi pariwisata yang kita akan kembangkan," jelasnya.(*)

BERITA TERKAIT

BI PERTAHANKAN SUKU BUNGA ACUAN

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil rapat dewan gubernur BI bulan Januari 2020 di Jakarta, Kamis (23/1/2020).…

LABA BRI TEMBUS Rp34,41 TRILIUN

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Sunarso (tengah) berbincang dengan jajaran direksi, disela acara Laporan Kinerja Bank BRI Triwulan…

PELUNCURAN KOOLKOST

Head of Business KoolKost Ankit Lalwani (kiri) bersama Vice President of Operations RedDoorz Adil Mubarak, meresmikan KoolKost layanan hunian bersama…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

Pelaku Usaha Kuliner Dirikan Kerajaan Warteg Bahagia

Depok, Seolah tak mau kalah dengan kemunculan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo dan kerajaan Sunda Empire di Bandung, Sabtu (25/1/2020)…

Pelaku Usaha Kuliner Dirikan Kerajaan Warteg Bahagia

Depok, Seolah tak mau kalah dengan kemunculan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo dan kerajaan Sunda Empire di Bandung, Sabtu (25/1/2020)…

Penetapan Suku Bunga Penjaminan LPS

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah (kedua kiri), Anggota Dewan Komisioner merangkap Plt. Kepala Eksekutif LPS Didik…