IKM Perikanan Disarankan Bermitra Dengan Bank

NERACA

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo menyarankan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) perikanan bermitra dengan bank pemerintah untuk memperkuat permodalan usaha.

"Saya sarankan agar pelaku IKM perikanan dapat bermitra dengan bank pemerintah guna mendapatkan tambahan modal usaha," katanya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat melakukan kunjungan kerja di Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), disalin dari laman kantor berita Antara di Jakarta.

Dia mengakui Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengeluarkan bantuan pinjaman modal atau Kredit usaha rakyat (KUR) dengan suku bunga enam persen per tahun atau lebih rendah dibandingkan suku bunga yang sama tahun sebelumnya sebesar tujuh persen per tahun. "Suku bunga enam persen yang dibebankan kepada pelaku usaha dianggap cukup wajar," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Melalui program bantuan KUR itu, kata Edhy Prabowo, pemerintah memberikan keringanan kebijakan lain yakni tanpa ada agunan dengan nilai pinjaman maksimum Rp50 juta. "Dengan berbagai kebijakan keringanan oleh pemerintah itu, membuktikan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) komit mendukung perkembangan IKM," ujar Edhy Prabowo. Agunan diberlakukan pada program bantuan KUR, jika pinjaman mencapai Rp500 juta dengan nilai agunan hanya tiga persen dari jumlah total pinjaman.

Sebelumnya, Edhy Prabowo meminta pemerintah daerah (pemda) berperan aktif menjemput bola untuk mengingatkan pemerintah pusat mengenai permasalahan dan program yang ingin dikembangkan. "KKP dan pemerintah daerah akan bahu membahu melakukan pembangunan dengan syarat tidak menyalahi aturan yang ada," kata Edhy Prabowo sebagaimana disalin dari laman Antara.

Menurut Edhy, dengan mengemban amanah sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dirinya menyatakan bakal memperkuat komunikasi dua arah dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Selain itu, ujar dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) KKP juga akan mendorong pengembangan perikanan budi daya ikan untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja. Edhy berpendapat bahwa perikanan tangkap laut tidak bisa dilakukan semua masyarakat, terlebih yang tinggal jauh dari laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan mencontohkan Sumatera Selatan tidak memiliki laut yang cukup luas, namun provinsi tersebut memiliki perairan darat yang begitu banyak seperti sungai, danau, waduk, rawa, dan sebagainya yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan budi daya ikan. "Selama ada genangan air, rawa yang luar biasa, dan perairan di daerah-daerah, itu bisa kita manfaatkan untuk kegiatan budi daya ikan," ujarnya.

Sebelumnya, Edhy Prabowo mendukung pemaksimalan perairan umum di wilayah Sumatera Selatan yang potensinya tersedia cukup besar untuk kegiatan budi daya ikan. "Potensi perairan umum harus dimanfaatkan secara maksimal, dimana ada genangan air yang luas didukung pemanfaatannya untuk budi daya, terutama ikan air tawar," kata Edhy Prabowo di hadapan Gubernur Herman Deru pada acara Peringatan ke-19 Hari Nusantara di Palembang.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, pemaksimalan perairan umum perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi ikan guna mengurangi ketergantungan kebutuhan masyarakat provinsi itu pada daerah lain. Dia menjelaskan, wilayah Palembang yang dibelah menjadi dua bagian oleh Sungai Musi sangat disayangkan kebutuhan ikan masyarakatnya sebagian masih dipenuhi dari daerah lain.

Berdasarkan kondisi wilayah tersebut terdapat tempat yang sangat luas untuk mengembangkan perikanan perairan umum di Bumi Sriwijaya itu, yakni sekitar 2,5 juta hektare.

Potensi yang sangat besar di salah satu daerah Sumsel itu, perlu segera dimanfaatkan secara maksimal dengan melakukan berbagai tindakan yang dapat memotivasi masyarakat mengembangkan perikanan perairan umum.

Jika potensi perairan umum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat daerah itu, katanya, ketergantungan pasokan ikan dari beberapa daerah bisa dikurangi, bahkan bukan tidak mungkin ke depan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat daerah lain. Selain itu, katanya, bisa menjadi lapangan pekerjaan baru yang dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujar Edhy Prabowo.

Ia mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) membangun tempat pembibitan udang untuk menggalakkan usaha budidaya udang yang memiliki prospek cukup cerah.

BERITA TERKAIT

Kementan Optimis 2020 Mengekspor Beras

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian optimis akan mengekspor beras disamping memenuhi kebutuhan dalam negeri. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden…

Cargill Komit Mendukung Masyarakat dalam Pelestarian dan Perlindungan Hutan

 NERCA Jakarta - Cargill yang merupakan perusahaan memproduksi minyak sawit berkelanjutan memberikan pendanaan sebesar Rp 49 miliar (US$ 3,5 juta)…

Sinergi Kemendag dan Pemerintah Papua Barat Pastikan Harga Bapok Stabil

Sorong - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha di Papua Barat untuk memastikan stabilitas harga dan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Mendag Pastikan Harga Bapok di Solo Jelang Nataru Aman

NERACA Kementerian Perdagangan Kemendag menjamin bahwa pasokan bahan pokok di Solo, Jawa Tengah menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020…

Presiden Ingin Impor Petrokimia Ditekan

Presiden Ingin Impor Petrokimia Ditekan   NERACA Cilegon - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik baru polyethylene (PE) PT Chandra…

Kemenperin Komit Mendorong Sektor IKM

NERACA Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong perkembangan peranan perempuan dalam bidang usaha, termasuk industri kecil menengah (IKM).…