Sempat Disuspen, Saham Bekasi Fajar Diperdagangkan Kembali

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi perdagangan saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) mulai sesi I perdagangan Rabu (11/4) kemarin. Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di BEI, kemarin.

Sebagaimana diketahui, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) melakukan penawaran umum saham perdana dengan melepas 1,765 miliar saham ke publik atau 20,14% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham.

Pada perdagangan saham perdana Selasa kemarin, saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate terkena autorejection karena mengalami kenaikan hingga mencapai Rp285 per saham. Pada pukul 10:50 WIB hari ini, saham BEST naik Rp70 ke Rp355 dengan volume 6.860 saham senilai Rp1,2 miliar.

Sebelumnya, perusahaan swasta nasional yang bergerak di pengembang kawasan industri, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk menargetkan penjualan tahun ini bisa mencapai lebih dari Rp 500 miliar. Hingga September 2011, penjualan perseroan sebesar Rp 351 miliar, sedangkan target penjualan sampai akhir 2011 diperkirakan mencapai Rp 420 miliar.

Menurut Sekretaris Perusahaan Bekasi Fajar, Khrisna Daswara, luas lahan yang dimiliki perseroan saat ini mencapai 816 hektar (ha). Dari areal tersebut, Bekasi Fajar bisa menjual lahan seluas 500 ha. Selain itu, perusahaan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 50 miliar pada tahun ini.“Dana capex tersebut berasal dari dana operasional perseroan yang akan digunakan untuk perluasan lahan,"kata Khrisna. (bani)

Related posts