Terjerat Rentenir, Warga Bali Pinjam Ratusan Juta Diminta Mengembalikan Puluhan Miliar

Terjerat Rentenir, Warga Bali Pinjam Ratusan Juta Diminta Mengembalikan Puluhan Miliar

NERACA

Jakarta - Berawal dengan meminjam uang untuk modal usaha senilai Rp 600 juta, warga Bali bernama I Wayan Sunarta diminta mengembalikan pinjaman berikut bunga hingga Rp 96 miliar.

Jerat rentenir tersebut sungguh menjadi layaknya perangkap bagi mereka yang tengah kesulitan keuangan dan akhirnya mencari jalan pintas untuk mendapatkan pinjaman dengan cepat.

Kuasa Hukum I Wayan Sunarta, Muara Karta mengatakan, pihaknya telah melaporkan seseorang berinisial IKM ke Polda Bali karena praktik pinjaman uang berbunga yang dilakukan memakan banyak korban.

"Kami melakukan laporan dengan tuduhan pemerasan. Bahkan, IKM sebagaimana disampikan klien saya kerap melakukan teror sehingga tidak bisa menjalankan usahanya dengan baik," ujarnya, Jumat (15/11).

Muara Karta menjelaskan, Wayan meminjam uang kepada IKM sejak 27 April 2017 secara bertahap dengan total pinjaman mencapai Rp 600 juta. Namun, selama dua tahun pinjaman tersebut membengkak hingga Rp 96 miliar.

"Setelah dilakukan negosiasi yang alot, tanggungan Wayan dipangkas menjadi Rp 65 miliar. Klien saya juga sudah membayar bunga sejumlah Rp 13 miliar," terangnya.

Menurutnya, Wayan meminjam uang untuk pengembangan usaha propertinya. Namun, bukan keuntungan yang diperolehnya, melainkan kebangkrutan yang dialaminya.

"Klien saya sampai mengalami stres karena memikirkan harus mengembalikan uang puluhan miliar itu," ungkapnya.

Muara Karta berharap, Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose dapat menginstruksikan jajarannya untuk segera menyelidiki kasus rentenir beraroma pemerasan ini dengan tuntas."Saya yakin Pak Kapolda dapat menindak tegas dan memberantas praktik rentenir gila-gilaan di Pulau Bali," tandasnya. Mohar

BERITA TERKAIT

Kemendagri Jangan Langgar Aturan Sendiri

Kemendagri Jangan Langgar Aturan Sendiri NERACA Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI diminta untuk tidak melanggar aturan yang sudah…

Diskopdagrin Kota Sukabumi Akan Lakukan Sidak - Jelang Natal dan Tahun Baru

Diskopdagrin Kota Sukabumi Akan Lakukan Sidak  Jelang Natal dan Tahun Baru NERACA Sukabumi - Menjelang peringatan hari natal dan tahun…

Dosen Mengabdi IPB Lakukan Pelatihan dan Sertifikasi - Tingkatkan Kualitas SDM Operator Alat Suling Atsiri

Dosen Mengabdi IPB Lakukan Pelatihan dan Sertifikasi Tingkatkan Kualitas SDM Operator Alat Suling Atsiri NERACA Jonggol, Bogor - Lembaga Penelitian…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Di Bawah Rachmat Kaimuddin Kinerja Bukopin Kian Moncer, Raup Laba Rp151 Miliar

Di Bawah Rachmat Kaimuddin Kinerja Bukopin Kian Moncer, Raup Laba Rp151 Miliar NERACA Jakarta - PT Bank Bukopin Tbk terus…

Travel Insight bersama KAI Expo 2019 Dorong Kinerja Industri Pariwisata Indonesia

Travel Insight bersama KAI Expo 2019 Dorong Kinerja Industri Pariwisata Indonesia NERACA Serpong - Seiring meningkatnya animo masyarakat untuk melakukan…

Kemendagri Jangan Langgar Aturan Sendiri

Kemendagri Jangan Langgar Aturan Sendiri NERACA Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI diminta untuk tidak melanggar aturan yang sudah…