Gojek Latih Ratusan Ibu-Ibu Muslimat NU Bogor - Berikan Penghasilan Tambahan

Guna meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta memberikan peluang pendapatan tambahan bagi kaum perempuan di Bogor, Gojek sebagai perusahaan teknologi on-demand terdepan di Asia Tenggara menggelar pelatihan Gojek Wirausaha. Bekerjasama dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) serta badan otonom Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), pelatihan Gojek Wirausaha di Bogor akan diikuti oleh 100 perempuan anggota MNU.

Melalui pelatihan ini, diharapkan perempuan binaan MNU menjadi handal dalam memanfaatkan teknologi untuk berusaha. Wildan Kesuma, Head Regional Corporate Affairs Gojek dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, selama ini batasan bagi perempuan untuk mengembangkan usahanya adalah mindset. Banyak yang menjalankan bisnis hanya demi mendukung ekonomi keluarga. Padahal perempuan Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk memajukan perekonomian melalui wirausaha.

Menurutnya, penting untuk memberikan pelatihan agar mereka dapat memanfaatkan peluang bisnis yang ada. Gojek Wirausaha secara khusus dikembangkan oleh Gojek untuk mengakselerasi UMKM supaya naik kelas dengan memanfaatkan teknologi.”Kurikulum Gojek Wirausaha sendiri telah dirancang khusus untuk menjawab banyaknya tantangan yang dihadapi UMKM, diantaranya dalam memulai usaha serta meningkatkan skala bisnisnya melalui teknologi digital,”ujarnya.

Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, total UMKM pada tahun 2018 hampir sebanyak 60 juta. Dari jumlah ini, lebih dari 14 juta usaha dikelola perempuan. Namun, kendala yang masih dialami yakni kurangnya dukungan dalam memulai dan mengelola bisnis. Oleh karena itu, masih ada ruang untuk mendorong peran perempuan dalam ekonomi.

Bertemakan ‘Cerdas Memulai Usaha’, Gojek Wirausaha berbagi tips untuk mengembangkan usaha sekaligus menyediakan sesi berkonsultasi bagi peserta untuk langsung mendaftarkan usaha mereka di platform Gojek. Peserta bisa bergabung menjadi merchant GoFood untuk memperluas jangkauan pasar kuliner, GoPay untuk membuat pembayaran semakin mudah dan transparan, serta Arisan MAPAN untuk merencanakan dan mewujudkan barang impian melalui metode arisan. Kesempatan ini diberikan agar pelaku UMKM perempuan ini bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital.

Memberikan Banyak Manfaat

Sejak diluncurkan tahun lalu, Gojek Wirausaha telah melatih lebih dari 15 ribu UMKM di 16 kota di Indonesia, melalui kolaborasi dengan 26 komunitas dan institusi pemerintah. Bogor merupakan kota ke10 untuk pelatihan Gojek Wirausaha khusus bagi anggota Muslimat NU. Banyak manfaat dirasakan oleh UMKM yang bergabung dengan ekosistem Gojek. Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mengungkapkan 93% mitra UMKM GoFood mengalami peningkatan volume transaksi, dan 85% mitra UMKM menginvestasikan kembali hasil penjualan di GoFood ke dalam usaha mereka, hal ini memicu mereka untuk terus mengembangkan bisnis dan menjadi naik kelas.

Kerja sama dengan NU tidak terbatas pada pelatihan wirausaha, tetapi juga sedekah digital dengan GoPay. “Gojek berkontribusi dalam dua hal utama, meningkatkan daya saing UMKM binaan Muslimat NU melalui pelatihan Gojek Wirausaha, serta mendukung digitalisasi ekosistem Nahdlatul Ulama melalui GoPay. Dengan teknologi kami, Gojek membantu UMKM memperluas pasarnya, membantu pembukuan keuangan, meningkatkan inklusi keuangan, serta menekan biaya operasional dengan adanya layanan yang lebih efisien,” tambah Wildan.

Pada kesempatan yang sama, Siti Aniroh Slamet Effendy, Ketua IV Muslimat NU yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kerja sama yang dilakukan bersama Gojek dengan Muslimat NU sejak tahun lalu. Misi Gojek untuk menciptakan dampak sosial-ekonomi yang positif bagi pengguna sejalan dengan Muslimat NU untuk menjadi wadah peningkatan peran wanita dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan potensi dirinya. “Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota kami yang kebanyakan merupakan ibu-ibu beserta keluarganya dapat membantu perekonomian Bogor serta akan meningkatkan penguatan peran perempuan sebagai pelaku UMKM,”ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Optimalisasi Dana Bergulir - LPDB KUMKM Rekomendasikan Pembentukan BLUD dan Jamkrida

Optimalisasi Dana Bergulir LPDB KUMKM Rekomendasikan Pembentukan BLUD dan Jamkrida NERACA Tangerang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir - Koperasi, Usaha…

Reklamasi teluk, Solusi Jakarta menuju Global city

sukses Uni Emirat Arab  membangun Palm Island di lepas pantai kota dubai dengan gedung al burj, yang menjadi ikonnya. Banyak…

Perhutani-Amanah Githa Kerja Sama Asuransi Kecelakaan Kerja

Perum Perhutani dan PT Asuransi Jiwa Syariah Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa) melakukan kerja sama dalam program asuransi jiwa karyawan…

BERITA LAINNYA DI

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah berambisi untuk membangun perekonomian yang berkelanjutan…

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah berambisi untuk membangun perekonomian yang berkelanjutan…

Optimis Ekonomi 2020 Tpumbuh di Atas 5,3% - Optimis Ekonomi 2020 Tumbuh di Atas 5,3%

Optimis Ekonomi 2020 Tumbuh di Atas 5,3% Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi  akan tumbuh sesuai dengan target APBN 2020 sebesar 5,3…