Jasa Raharja Berhasil Tingkatkan Efisiensi Bisnis - Berkah Transformasi Digital

NERACA

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, Jasa Raharja terus berbenah diri dan melakukan transformasi manajame risiko di tengah arus digital yang tumbuh pesat. Menjadi perusahaan BUMN, Jasa Raharja telah mempersiapkan mengadopsi pelayanan digital 4.0 dengan pemanfaatan teknologi informasi.

Kata Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, Wahyu Wibowo, perseroan terus berinovasi dalam layanan digital secara berkelanjutan dan telah meningkatkan efektifitas serta efisiensi proses bisnis perusahaan bahkan dapat menekan biaya operasional secara keseluruhan. “Transformasi digital yang dilakukan oleh Jasa Raharja mempunyai tujuan untuk melakukan optimalisasi bisnis proses, interaksi dengan ekosistem serta menciptakan bisnis model atau platform baru,”ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, saat ini Jasa Raharja telah memiliki aplikasi yang bernama JRku, layanan digital Jasa Raharja untuk masyarakat Indonesia untuk dapat mengajukan santunan secara online, pembayaran IWKBU (khusus Pemilik Otobus), cek masa berlaku SWDKLLJ dan masih banyak lainnya, dimana aplikasi ini telah diluncurkan pada awal Mei 2019 lalu dan telah diunduh oleh lebih dari 5.000+ pengguna di Google Play Store dan Apple App Store.

Aplikasi JRku, lanjut Wahyu, mempunyai tujuan untuk memudahkan masyarakat dengan membungkus semua layanan dalam satu genggaman dengan beberapa fitur unggulan. Sebut saja, pengajuan santunan online, dimana dengan JRku maka masyarakat dapat mengajukan santunan secara online melalui smartphone dimana saja dan kapan saja, serta dapat melakukan tracking sampai dimana pengajuan diproses dan melihat riwayat pengajuan yang telah dilakukan.

Informasi kecelakaan lalu lintas, yaitu fitur pelaporan masyarakat ketika melihat kecelakaan langsung di jalan. Masyarakat dapat berpartisipasi dan berkontribusi dengan melaporkannya via JRku dengan menyertakan foto dan keunggulan lainnya adalah fitur SWDKLLJ dan melihat masa berlakunya, dimana masyarakat dapat menambahkan kendaraan pribadinya di JRku serta akan mendapatkan notifikasi pengingat ketika masa berlaku akan habis.

Nantinya, pengguna akan diingatkan 1 bulan sebelumnya, seminggu sebelumnya, sehari sebelumnya, dan seterusnya bahkan setelah lewat dari masa berlaku sampai masyarakat membayar. Selanjutnya dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, perseroan saat ini telah menjalin kerja sama dengan Gojek dengan ditandai nota kesepahaman atau MoU dan dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sehingga semua penumpang Go-Car saat ini telah terjamin juga oleh Jasa Raharja. Kedepannya Jasa Raharja juga akan menjalin kerja sama dengan perusahaan transportasi online lainnya yaitu Grab agar semua penumpang Grab-Car juga dapat terjamin ketika melakukan perjalanan.

Sebagai informasi, sampai dengan saat ini Jasa Raharja mempunyai 1 kantor pusat, 29 kantor cabang, 62 kantor perwakilan, 65 kantor KPJR dan 1285 samsat yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Setiap harinya rata-rata klaim adalah sebesar 518 klaim per hari, rata-rata kendaraan sebanyak 263.098 kendaraan per hari, rata-rata SWDKLLJ 260.397 kendaraan per hari, rata-rata Iuran Wajib 2.701 kendaraan per hari.

BERITA TERKAIT

Sikapi Kasus Industri Reksadana - APRDI Tekankan Pembinaan Kode Etik

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayarnya keuntungan dari hasil produk investasi Narada Asset Manajemen kepada investor dan juga kasus yang…

Dukung Pengembangan Starup - Telkom dan KB Financial Rilis Centauri Fund

NERACA Jakarta – Sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan bisnis digitalnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya…

Topang Pertumbuhan Pendapatan - BEEF Diversifikasi Bisnis Logistik di 2020

NERACA Jakarta –Menunjang bisnis utama di pengolahan daging sapi, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) merambah bisnis baru di sektor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Divestasi Bank Permata - Astra Luluh Ke Tawaran Bank Bangkok

NERACA Jakarta – Sikap bersikukuh PT Astra International Tbk (ASII) untuk tetap mempertahankan kepemilikan saham di PT Bank Permata Tbk…

Wujudkan Perusahaan Sehat - Garuda Bekukan Rute London Yang Bikin Tekor

NERACA Jakarta – Perdagangan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/12) pada sesi…

Perintis Tiniti Bidik Dana IPO Rp 250 Miliar

NERACA Jakarta –Tutup tahun 2019, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih tinggi. Salah satunya, PT Perintis…