Biaya Eksplorasi Antam Capai Rp 17,16 Miliar

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melaporkan kegiatan eksplorasi pertambagan pada bulan Oktober 2019 dengan biaya yang sudah dikucurkan senilai Rp 17,16 miliar. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, kegiatan eksplorasi berfokus pada komoditas emas, nikel, dan bauksit.

Pada Oktober 2019 kegiatan eksplorasi emas perseroan dilaksanakan di Pongkor, Cibaliung, Pegunungan Bintang dan tinjauan ke beberapa daerah prospek. Untuk wilayah Pongkor, kegiatan yang dilakukan yaitu pemodelan geologi dan pemboran. Sementara di Cibaliung kegiatan yang dilakukan yaitu pemetaan geologi, uji paritan dan uji pemboran. Selain itu, kegiatan di Pegunungan Bintang, yakni dilakukan pemetaan geologi, pengukuran lintasan, percontoan soil, spectral geology, pemerian inti bor, pemboran inti dan geofisika.

Sementara itu, manajemen Aneka Tambang menjelaskan bahwa eksplorasi nikel dilakukan di daerah Pomalaa dan Tapunopaka, Waylukum dan tinjauan ke beberapa daerah prospek. Manejemen menyebutkan untuk di daerah Pomalaa dan Tapunopaka serta Waylukum kegiatan yang dilakukan terdiri atas pemetaan geologi, percontoan core, logging core dan pemboran single tube.

Untuk eksplorasi bauksit perseroan dilakukan di daerah Tayan, Kalimantan Barat dan tinjauan ke beberapa daerah prospek. Di wilayah Tayan, kegiatan yang dilakukan yaitu pemetaan geologi, pembuatan test pit, pengukuran grid, pengukuran GPS geodetik dan percontoan batuan.

BERITA TERKAIT

PSSI Catatkan Pendapatan Tumbuh 20%

Sampai dengan November 2019, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20%. Pencapaian ini terutama dikontribusi oleh…

Indah Kiat Terbitkan MTN Rp 2,16 Triliun

Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) menerbitkan surat utang jangka menengah (medium…

Pendapatan SGRO Terkoreksi Tipis 0,87%

Di kuartal tiga 2019, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,26 triliun atau terkoreksi tipis 0,87% dibandingkan priode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Platform Bersama e-KYC - Dukcapil Tegaskan Tak Ada Pemberian Data NIK

Era digital yang serba cepat dan agile, industri perbankan dituntut untuk menyediakan layanan berbasis teknologi digital. Layanan digital akan memudahkan…

Divestasi Bank Permata - Astra Luluh Ke Tawaran Bank Bangkok

NERACA Jakarta – Sikap bersikukuh PT Astra International Tbk (ASII) untuk tetap mempertahankan kepemilikan saham di PT Bank Permata Tbk…

Wujudkan Perusahaan Sehat - Garuda Bekukan Rute London Yang Bikin Tekor

NERACA Jakarta – Perdagangan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/12) pada sesi…