Nusantara Almazia Bagikan Dividen Saham

Emiten properti, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) berencana membagikan dividen dalam bentuk saham yang berasal dari kapitalisasi saldo laba. Dividen saham merupakan saham biasa atas nama baru yang akan dikeluarkan dari portepel dengan nilai nominal Rp 200 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Maka untuk memuluskan rencana pembagian dividen, perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 6 Desember 2019. "Perseroan akan mencadangkan saldo laba terlebih dahulu sebesar Rp7.850.000.000 yang berasal dari saldo laba per tanggal 31 Desember 2018. Selaanjutnya sisa saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp43.950.760.000 akan dibagikan sebagai dividen saham.

Selanjutnya langkah pembagian dividen saham ini dilakuan dengan harapan saham perseroan di pasar akan semakin meningkat dan perdagangan saham bisa lebih likuid. Adapun dewan direksi emiten yang bergerak di bidang properti ini mengusulkan agar rasio pembagian dividen saham dan jumlah saldo laba yang diusulkan mengusulkan untuk membagikan dividen saham kepada para pemegang saham perseroan dengan rasio 50:1, dimana untuk 50 saham lama akan mendapatkan 1 saham baru.

Lalu pembagian dividen saham kepada pemegang saham perseroan dilakukan dengan pembulatan ke bawah/round down dan perseroan tidak akan mengeluarkan saham yang tidak dapat ditentukan kepemilikannya/saham sisa.

BERITA TERKAIT

PSSI Catatkan Pendapatan Tumbuh 20%

Sampai dengan November 2019, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20%. Pencapaian ini terutama dikontribusi oleh…

Indah Kiat Terbitkan MTN Rp 2,16 Triliun

Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) menerbitkan surat utang jangka menengah (medium…

Pendapatan SGRO Terkoreksi Tipis 0,87%

Di kuartal tiga 2019, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,26 triliun atau terkoreksi tipis 0,87% dibandingkan priode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Platform Bersama e-KYC - Dukcapil Tegaskan Tak Ada Pemberian Data NIK

Era digital yang serba cepat dan agile, industri perbankan dituntut untuk menyediakan layanan berbasis teknologi digital. Layanan digital akan memudahkan…

Divestasi Bank Permata - Astra Luluh Ke Tawaran Bank Bangkok

NERACA Jakarta – Sikap bersikukuh PT Astra International Tbk (ASII) untuk tetap mempertahankan kepemilikan saham di PT Bank Permata Tbk…

Wujudkan Perusahaan Sehat - Garuda Bekukan Rute London Yang Bikin Tekor

NERACA Jakarta – Perdagangan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/12) pada sesi…