Bithumb Global Satukan Layanan Platform Ekonomi Digital

NERACA

Jakarta - Bithumb Global, platform perdagangan aset digital terdesentralisasi yang menyediakan layanan perdagangan cryptocurrency untuk pengguna di seluruh dunia, memperkenalkan Bithumb Family sebagai platform ekonomi digital. Konsep Bithumb Family dan Bithumb Chain dan mekanisme diantara keduanya, pertama kali diperkenalkan pada konferensi Bithumb Family, di Seoul, Korea Selatan, Rabu (6/11). Lebih dari 300 tamu hadir dalam acara yang menyatukan exchange-exchange ternama, proyek blockchain, investor, outlet media, dan para pemimpin industri.

"Bithumb Global bertujuan untuk mempertemukan dan menyatukan komunitas kripto dengan platform yang transparan dan adil. Persatuan merupakan kunci di sini," ujar co-founder dan managing director Bithumb Global, Javier Sim, dalam keterangan persnya yang diterima, Kamis (7/11). Menurut Javier Sim, Bithumb Family merupakan platform ekonomi digital dan ekosistem keuangan yang terdiri dari individu, institusi, dan perusahaan dalam bidang blockchain dan industri keuangan tradisional.

Adapun member inti dari Bithumb Family adalah, Bithumb (Platform Perdagangan Aset Digital Korea Terdepan), Bithumb Global (Platform Perdagangan Aset Digital Terdistribusi di Seluruh Dunia), Bithumb SG (Platform Perdagangan Lokal Singapura), Bithumb Chain (Blockchain Value Network), Bithumb Custody (Kustodian Crypto), Bithumb Blockchain Economy (Temukan dan Foster Peluang Bisnis Masa Depan), Bithumb STO (Solusi Universal untuk Aset Blockchain), Bithumb OTC (Institusi Jasa Perdagangan untuk Likuiditas Instan), dan Bithumb DEX (Platform Perdagangan Terdesentralisasi)

Javier menambahkan, Bithumb Chain bertujuan untuk untuk memungkinkan transfer nilai, informasi, dan integrasi bisnis vertikal dalam ekosistem blockchain. "Bithumb Chain dirancang sebagai pelengkap dari produk, jasa, dan infrastruktur yang sudah ada. Hal ini, akan membantu setiap produk dan platform Bithumb Family untuk mendapatkan nilai dari downstream dan upstream bisnis trading," jelasnya.

Javier mengatakan, dengan Bithumb Chain sebagai representasi virtual dari kota modern yang saling terhubung, produk, platform, dan juga service, disediakan oleh Bithumb Family dapat mewakili infrastruktur vital kota, mirip dengan sekolah, perusahaan, rumah sakit, dan stadion. "Untuk lebih meningkatkan infrastruktur kota virtual ini yang mewakili ekosistem Bithumb Chain, Bithumb Family akan menggunakan berbagai teknologi baru yang ditambahkan ke jaringan nilai blockchain," paparnya.

Adapun beberapa contoh teknologi baru seperti itu akan menjadi EaaS kreatif (Exchange-as-a-Service), yang merupakan protokol unik PSP (Profit Sharing Protocol). EaaS memungkinkan pengguna untuk mengakses ke semua layanan. Selain itu, biaya layanan dapat disesuaikan tergantung pada pengaturan perjanjian transaksi PSP, menawarkan kemudahan dan otonomi bagi pengguna.

Biaya layanan, akan menjadi bagian dari pendapatan yang akan dilikuidasi segera setelah transaksi selesai. Charging standar, charging akun, dan pasangan transaksi yang didukung, disederhanakan untuk memfasilitasi penggunaan protokol trading yang sama, sehingga meningkatkan efisiensi. "Dengan memberi insentif penggunaan exchange, ditambah dengan pengaturan sederhana seperti yang disebutkan, ini tidak hanya memaksimalkan keuntungan bagi mereka yang membuka exchange, namun juga menyediakan cara baru untuk melikuidasi aplikasi dompet yang serupa," pungkas Javier Sim.

BERITA TERKAIT

LinkAja Fasilitasi Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan

  NERACA   Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) menjalin kerja sama dengan PT Finnet Indonesia sebagai…

Kualitas Beras Premium Bulog Diapresiasi

      NERACA   Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey menilai bahwa produk…

Pemerintah Siapkan Website Tempat Mengadu Abdi Negara

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui 11 kementerian dan lembaga meluncurkan portal Aduan ASN, aduanasn.id, untuk melaporkan Aparatur…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Realisasi Penerimaan Bea dan Cukai Capai 79,24%

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan realisasi penerimaan bea dan…

Kemenaker Klaim Angka Pengangguran Terendah Sejak Reformasi

  NERACA   Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI mengatakan angka pengangguran di Tanah Air pada 2019 mengalami penurunan hingga…

Pengguna Transportasi Umum di Jabodetabek Baru 30%

    NERACA   Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyebutkan hingga saat ini penggunaan angkutan umum di wilayah…