Ada Multifinance Masih Terima DP Cuma 5% - Hasil Survey

NERACA

Jakarta—Keluarnya aturan Bank Indonesia terkait pembatasan kenaikan uang muka (down payment/DP) ternyata belum dipatuhi oleh perusahaan pembiayaan. Bahkan masih ada multifinance yang menerima DP sebesar 5%. Hasil ini terungkap dari survey terhadap perusahaan multifinance. "Untuk roda 4 sebesar 0,32% memberikan uang muka di bawah 5%," kata The Head of Pension Fund Bureau Bapepam-LK, Mulabasa Hutabarat di Jakarta, (11/4)

Menurut Mulabasa, Bapepam LK telah melakukan survei ke sejumlah perusahaan pembiayaan. Dari kajian itu terungkap hasilnya dari 58 sampel perusahaan pembiayaan yang dianggap representatif hanya sebanyak 10,35% dari yang di sampling dari pembiayaan roda dua masih ada yang memberikan uang muka di bawah 5%.

Oleh karena itu, Mulabasa, Bapepam LK memberikan batasan waktu selama 3 bulan kepada perusahaan pembiayaan (multifinance) untuk melakukan sosialisasi terkait aturan kenaikan uang muka (down payment/DP). "Bapepam kasih waktu tiga bulan ke perusahaan pembiayaan melakukan sosialisasi," tambahnya

Multifinance tersebut harus mensosialisasikan kepada nasabah maupun cabang-cabangnya, dan memberikan adjusment kepada nasabahnya, untuk reporting dalam rangka penyesuaian pelaporan, sampai tanggal 15 juni setelah ditetapkan peraturan menteri Keuangan (PMK) terkait pengenaan uang muka yang akan berlaku efektif.

Dengan demikian, Bapepam menunggu sampai 15 Juni 2012 untuk memastikan apakah perusahaan pembiayaan telah melakukan sosialisasi. "Sampai 15 Juni harus sudah ada reporting dari perusahaan pembiayaan," terangnya

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 43/PMK.010/2012 tentang Uang Muka Pembiayaan Konsumen Untuk Kendaraan Bermotor pada perusahaan Pembiayaan (multifinance) pada 15 Maret 2012. **cahyo

Related posts