Hama Pada Bisnis Sarang Walet

NERACA

Menggiurkannya usaha sarang burung walet bukan berarti tanpa risiko, salah satu risiko yang sering mengancam dari usaha ini adalah sindikat pencurian sarang burung walet yang sangat membahayakan bagi pengusaha. Jika tak hati-hati, potensi keuntungan ratusan juta bisa hilang hanya dalam sekecap.

Untuk menghindari dari hal-hal yang tidak di ingginkan bagi peternak sarang burung walet banyak yang harus diperhatikan menjaga keamanan sarang burung walet, pemilik gedung biasanya hanya dilengkapi satu lubang pintu besi berukuran kecil untuk keluar masuk penjaga. Pintu dibuat dua lapis untuk memastikan keamanan dengan menggunakan kode akses pintu sehingga sulit bagi pencuri untuk masuk.

Sedangkan, yang harus diperhatikan para petani bukan hanya gangguan dari manusia tetapi dari hama serangga juga harus diperhatikan juga ada beberapa hama yang mengangu para petani sarang burung walet. berikut hama yang yang harus dihindari:

1. Tikus

Hama ini memakan telur, anak burung walet bahkan sarangnya. Tikus mendatangkan suara gaduh dan kotoran serta air kencingnya dapat menyebabkan suhu yang tidak nyaman. Cara pencegahan tikus dengan menutup semua lubang, tidak menimbu barang bekas dan kayu-kayu yang akan digunakan untuk sarang tikus.

2. Semut

Semut api dan semut gatal memakan anak walet dan mengganggu burung walet yang sedang bertelur.Cara pemberantasan dengan member umpan agar semut-semut yang ada di luar sarang mengerumuninya.Setelah itu semut disiram dengan air panas.

3. Kecoa

Binatang ini memakan sarang burung sehingga tubuhnya cacat, kecil dan tidak sempurna. Cara pemberantasan dengan menyemprot insektisida, menjaga kebersihan dan membuang barang yang tidak diperlukan dibuang agar tidak menjadi tempat persembunyian.

Related posts