Kadin Berharap Calon Kapolri Jamin Stabilitas Keamanan

NERACA

Jakarta - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto menaruh harapan kepada Komjen Pol Idham Azis yang dicalonkan sebagai kapolri oleh Presiden Joko Widodo untuk menjamin kestabilan keamanan di semua wilayah Indonesia secara kondusif dan proaktif.

"Kami dari pengusaha tentunya mengharapkan penunjukan kapolri baru bisa membangun kestabilan keamanan di seluruh pelosok nusantara, sehingga terjaminnya kondisi berusaha yang stabil,” kata Carmelita melalui siaran pers, diterima di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, kemarin.

Apalagi, kata dia, Pemerintahan Jokowi periode kedua ini memberikan perhatian besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang profesional yang merupakan faktor penting untuk dapat meningkatkan investasi."Baik investasi luar negeri mau pun dalam negeri. Oleh karena itu, peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan sangat penting," ujar dia.

Sementara Ketua Badan Pengurus Pusat Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ajib Hamdani juga berharap Komjen Idham Azis yang menjadi calon tunggal kapolri bisa menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi di Indonesia.

"HIPMI memiliki harapan besar atas kapolri yang baru untuk bisa bekerja sesuai tupoksinya sehingga dunia usaha bisa tumbuh lebih baik. Saya mempunyai harapan besar pak Idham bisa mengemban perannya dengan baik," ucap Ajib.

Ajib Hamdani yang juga menjabat Ketua BPP HIPMI Tax Center mengatakan bahwa HIPMI melihat kepolisian selama ini telah berkomitmen dalam melaksanakan penegakan hukum dengan baik. Menurut dia, kestabilan dan kepastian hukum akan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Ajib mengatakan HIPMI mendukung siapapun calon Kapolri yang diusulkan presiden untuk menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian dan pihaknya tidak akan memberikan penilaian secara personal terhadap sosok calon Kapolri.

Pihaknya hanya berharap bahwa calon Kapolri adalah seorang pejabat publik yang memiliki tanggung jawab moral dan mampu menjaga keamanan agar penegakan hukum berjalan dengan adil sehingga dunia usaha bisa tumbuh lebih positif dan lebih baik.

"Siapa pun itu (Kapolri), untuk menegakkan keadilan dengan perangkat hukum yang ada. Itu yang menjadi harapan HIPMI. Karena kestabilan hukum dan kepastian hukum itu menjadi faktor penentu dan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi yang ada," kata dia.

Menurut dia, HIPMI berharap bahwa stabilitas ekonomi nantinya dapat diimbangi dengan tindakan penegakan hukum yang adil. Ia menambahkan bahwa tensi politik saat ini cenderung menurun meskipun masih banyak persoalan radikalisme dan penyebaran hoaks."Ini menjadi episentrum masalah kita untuk lima tahun kepemimpinan Jokowi. Saya kira kalau gesekan-gesekan politik saat ini sudah tidak terlalu tajam," ujar dia.

Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian telah berhenti dari jabatan dan anggota Polri karena dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Dalam Negeri. Jokowi kemudian berkirim surat ke DPR yang menyampaikan bahwa Kabareskrim Komjen Pol Idham Azis ditunjuk sebagai kandidat tunggal pengganti Kapolri. Dalam surat itu disebut, Komjen Idham Aziz dinilai mampu dan cakap serta memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Kapolri.

Idham tercatat pernah menempati berbagai jabatan di Korps Bhayangkara hingga ke kursi Kepala Bareskrim Polri. Idham juga sering dilibatkan dalam tim satuan tugas untuk mengungkap perkara-perkara yang menjadi sorotan publik karena mempunyai latar belakang sebagai reserse dan antiteror.

Saat menjadi Kapolda Metro Jaya, Idham mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 1,3 ton dari Aceh ke Jakarta dan penyelundupan sabu-sabu 1,6 ton dari Taiwan di Anyer, Banten. Selain itu, Idham juga berhasil menjaga situasi keamanan di Jakarta tetap kondusif saat Ibu Kota menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018.

Idham juga terlibat dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, awal tahun 2015. mohar

BERITA TERKAIT

JIKA TERBUKTI PENYELUNDUPAN KENA PASAL PIDANA - Bea Cukai Masih Sidik Kasus Garuda

Jakarta-Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi mengungkapkan, kasus penyelundupan Harley-Davidson yang diduga melibatkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia…

Wapres Minta Perampingan Birokrasi Tak Timbulkan Kegaduhan

NERACA Jakarta-Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta proses perampingan birokrasi, dengan menghapuskan jabatan struktural eselon III, IV dan V di…

PRESIDEN TEMUKAN 2.188 BUMDes TIDAK BEROPERASI - Masyarakat Diminta Aktif Awasi Dana Desa

Jakarta-Presiden Jokowi meminta masyarakat turut berpartisipasi dalam mengawasi penggunaan Dana Desa mulai tahun depan. Keterlibatan ini diperlukan agar penggunaan Dana…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

JIKA TERBUKTI PENYELUNDUPAN KENA PASAL PIDANA - Bea Cukai Masih Sidik Kasus Garuda

Jakarta-Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi mengungkapkan, kasus penyelundupan Harley-Davidson yang diduga melibatkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia…

Wapres Minta Perampingan Birokrasi Tak Timbulkan Kegaduhan

NERACA Jakarta-Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta proses perampingan birokrasi, dengan menghapuskan jabatan struktural eselon III, IV dan V di…

PRESIDEN TEMUKAN 2.188 BUMDes TIDAK BEROPERASI - Masyarakat Diminta Aktif Awasi Dana Desa

Jakarta-Presiden Jokowi meminta masyarakat turut berpartisipasi dalam mengawasi penggunaan Dana Desa mulai tahun depan. Keterlibatan ini diperlukan agar penggunaan Dana…