Rumah All In One Ala Ikang Fawzi

NERACA

Tidak banyak yang menyadari seberapa pentingnya memaksimalkan pembangungan sarana penunjang yang ada di rumah kita. Pembuatan sarana penunjang ini memang harus direncanakan sejak awal berdirinya atau awal pembangunannya, jadi semua sarana penunjang yang dibangun di rumah kita bisa berfungsi dengan baik dan lebih efektif.

Perencanaan yang tepat memang menjadi salah satu solusi yang baik. Rocker senior Ikang Fawzi contohnya, Rocker senior yang terlihat terus muda ini memang ahlinya di bidang properti home and living. Ikang Fawzi memang membuat rumahnya senyaman mungkin, membuat sarana penunjang seefektif dan sangat terkonsep dengan baik. Konsep rumah yang baik memang akan mengantarkan kebaikan kepada pemiliknya, begitu pula Ikang Fawzi, membuat konsep rumahnya dengan sangat baik, menambahkan sarana penunjang dengan sangat efektif.

Menurut Ikang, rumah adalah personifikasi diri. Rumah sebagai pusat dari segala aktivitas keluarga, baik dalam berkesenian, olah raga, menambah ilmu, rekreasi, ibadah, termasuk bisnis dan lain-lain. Konsep rumah rocker yang satu ini adalah All In One. Ikang menyiapkan segala sarana penunjang di rumahnya seperti perpustakaan, kolam renang, alat-alat olah raga, ruang musik dan film, musholla bahkan tempat untuk melukis. Ikang sebagai developer mulai tahun 1990-an ini sudah banyak membangun perumahan dan perkantoran. Rumah yang ditinggali saat ini adalah salah satu proyek perumahan yang Ikang bangun.

Rocker yang satu ini memang paling menyukai bagian belakang rumahnya, di bagian belakang rumahnya ini diatur dengan sangat indah dan sangat membuat nyaman siapapun yang datang ke sana. Ada meja berukuran panjang yang dikelilingi 10 kursi, meja berbentuk oval memanjang ini memang terlihat seperti meja rapat. Di sana biasanya Ikang berkumpul bersama keluarga, mengobrol dengan teman-temannya ataupun menerima tamu-tamunya. Ikang sendiri mengatakan kalau dia sendiri adalah orang rumahan, jarang sekali bepergian keluar rumah bila tak ada show, Ikang biasanya mengendalikan bisnisnya dari rumah, sesekali ke proyek atau rapat di luar bila dibutuhkan.

Tidak jauh dari meja panjang itu kita bisa melihat langsung kolam renang dari jendela. Di sisi belakang meja pun terlihat berbagai alat fitness, kolam renang memang cukup besar, di kolam renang ini Ikang biasa bersenda-gurau dan mengajarkan renang kepada kedua anaknya, jadi kedua anaknya bisa berenang, di samping kolam renang diisi oleh meja-meja dan bangku-bangku yang ditutupi kanopi ala kafe-kafe, tak jauh dari situ terdapat sebuah musholla yang terbuka seperti balai. Musholla ini dibuat dari kayu dan sekeliling musholla juga kolam renang dipenuhi oleh tanaman-tanaman sehingga memberikan kesan yang sejuk dan memperlihatkan suasana yang tenang juga nyaman.

Tumpukan buku terlihat memenuhi perpustakaan dan di sana-sini sudut rumah Ikang Fawzi. Kebiasaannya membaca buku sejak kecil itu, menurut Ikang, telah membuka dan menambah wawasannya. Dan kegiatan itu terus berlanjut hingga dia menikah dengan artis Marissa Haque, dan sampai memiliki dua putri yang sudah dewasa. Menurut Ikang, hobinya membaca tersebut juga diikuti oleh isterinya dan kedua anaknya. Di rumahnya saat ini tersedia dua buah perpustakaan, dengan ribuan judul buku.

“Dulunya gak pernah kepikiran buat tinggal di sini, waktu pindah dari rumah Tebet, di daerah Bintaro ini masih sepi banget, eh taunya sekarang jadi ramai banget,” rocker ini pun mengatakan bahwa rumah memang menjadi investasi yang sangat baik. Rumah yang dibangun pada tahun 1990-an ini memang menyimpan banyak kenangan, kenangan membesarkan kedua anaknya Isabella Muliawati Fawzi (Bella) dan Marsha Chikita Fawzi (Kiki). Selain foto-foto keluarga saat kedua anaknya masih kecil hingga beranjak dan menjadi dewasa, rumahnya pun banyak dipenuhi oleh lukisan-lukisan karya MarissaHaque dan lukisan karya kedua anaknya, Bella dan Kiki. Rumah nya memang sekarang menjadi lebih sepi, Bella sibuk menjadi reporter di salah satu televisi swasta di Indonesia dan Kiki bekerja di Malaysia sebagai animator kartun terkenal di sana.

Perumahan yang berada di kawasan Bintaro ini dinamai “Pelangi Bintaro”, nama ini diberikan oleh istri tercintanya MarissaHaque. Luas tanahnya hampir 2.000 m2 dan luas bangunan 600 m2, rumah ini terdiri dari dua lantai. Rocker religius ini mengatakan, “rumah adalah titipan sementara dari Allah, gak akan dibawa mati, jadi ya biasa aja, siap punya, siap gak punya juga! Hehe, yang penting saya berusaha optimalkan manfaatnya, artinya banyak orang yang bisa mendapat manfaat dari adanya rumah saya...gheto!.” Jadi memaksimalkan sarana penunjang menjadi sangat penting, selain dapat memaksimalkan lahan yang ada, hal ini pun penting karena dengan sarana penunjang, tumbuh kembang anak kita pun akan menjadi lebih baik dan tidak perlu pergi ke luar rumah lagi, tentunya dengan perencanaan yang baik dan dan konsep yang cerdas. (bias)

Related posts