PNM-SMF Bersinergi Hadirkan Pembiayaan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

PNM-SMF Bersinergi Hadirkan Pembiayaan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

NERACA

Jakarta - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) terkait pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau untuk karyawan serta Mitra PNM yang tersebar di seluruh Indonesia. MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PNM Arief Mulyadi dan Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo yang berlangsung di Menara Taspen, Jakarta, Jumat (18/10).

Dalam kesempatan itu, Arief Mulyadi mengatakan, kerja sama ini merupakan reaktualisasi dari pengembangan potensi masing-masing untuk memperluas pelaksanaan fungsi-fungsi sebagai agen pembangunan sekaligus agen pencipta nilai yang diemban oleh kedua entitas.

Kang ARM, demikian sapaan akrabnya, mengatakan awalnya mungkin secara gamblang apa hubungannya pembiayaan perumahan dengan kami (PNM) yang produktif dalam masyarakat. Namun ini dalam ukuran dengan pemberdayaan masyarakat, kalau kebutuhan utamanya yaitu pangannya sudah terpenuhi, khususnya nasabah Mekaar dan naik kelas maka butuh kebutuhan papan.

“Saat ini jumlah nasabah Mekaar sekitar 5.515.000, pasti tidak lama lagi, dua atau tiga tahun lagi mereka akan butuh kebutuhan papan. Dengan sasaran yang sama maka ini akan mempermudah akses buat mereka (nasabah Mekaar) untuk mendapatkan rumah murah,” tambah dia.

Dia juga mengungkapkan sinergi bersama SMF ini merupakan langkah bersama menggali semua potensi dan resources dari masing-masing pihak dan mengaktualisasi peran sebagai agen pencipta nilai dan agen pembangunan bangsa dan negeri ini. Khususnya SMF yang punya misi untuk pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat dan PNM yang mempunyai misi untuk memberdayakan serta meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Sinergi ini merupakan inisiatif SMF dan kita sudah sepakat bahwa sinergi antara PNM dan SMF ini akan kita turunkan ke seluruh keluarga besar PNM Group. Ini juga sebagai sumbangsih kami untuk negeri bangsa ini dengan mitra kami (SMF) dapat menginovasi produk pembiayaan perumahan kedepannya,” ujar Kang ARM.

Sementara itu, Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo menyambut baik atas sinergi yang terjalin melalui kerja sama ini. Ia pun berharap akan berjalan lancar, bahkan dapat menginspirasi BUMN lainnya untuk dapat bersinergi bersama SMF.

“Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan PMN melalui akses kepemilikan rumah yang Iayak dan terjangkau, sekaligus menggali potensi baru yakni pembiayaan KPR bagi masyarakat umum penggiat UMKM binaan PNM, seperti Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar),” ucap dia.

Lebih lanjut, Ananta mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu bentuk komitmen SMF sebagai BUMN di bawah Kementerian Keuangan, yang mengemban tugas dari pemerintah sebagai Special Mission Vehicle (SMV) untuk membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan di Indonesia.

Penandatanganan MoU ini merupakan wujud nyata dalam menciptakan sinergi antar-BUMN yang bertujuan untuk pengembangan bidang usaha kedua BUMN, di mana SMF menyalurkan fasilitas pembiayaan jangka menengah/panjang terkait KPR, khususnya kepada karyawan PNM yang saat ini berjumlah 37.699 dan tersebar di seluruh Indonesia.

"Penandatanganan MoU ini merupakan wujud nyata dalam menciptakan sinergi antar BUMN yang bertujuan untuk pengembangan bidang usaha kedua BUMN, di mana SMF menyalurkan fasilitas pembiayaan jangka menengah/panjang terkait Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada karyawan PNM Group," ujar dia.

Melalui kerja sama ini PNM meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui kepemilikan perumahan yang layak dan terjangkau. Selain itu, ke depannya PNM akan memanfaatkannya untuk pengembangan bisnis jasa manajemen dan kemitraan bagi UMKM. Mohar

BERITA TERKAIT

Raih Berbagai Prestasi, Bupati Eka: Semua itu Adalah Bonus Kinerja Jajaran OPD dan Rakyat Tabanan

Raih Berbagai Prestasi, Bupati Eka: Semua itu Adalah Bonus Kinerja Jajaran OPD dan Rakyat Tabanan  NERACA Tabanan, Bali - Entah…

100 Persen Sampah Plastik Bisa Didaur Ulang

100 Persen Sampah Plastik Bisa Didaur Ulang NERACA Jakarta – Sebanyak 100 persen sampah plastik bisa didaur ulang yang menjadi…

Komoditas Turun Harga, Kota Sukabumi Alami Deflasi

Komoditas Turun Harga, Kota Sukabumi Alami Deflasi   NERACA Sukabumi - Banyaknya beberapa komoditas alami penurunan harga di lapangan, Kota Sukabumi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA - Dukung Peningkatan IKM

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA Dukung Peningkatan IKM NERACA Sukabumi – Guna mendukung pemasaran produk Industri Kecil Menengah…

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran   NERACA Palembang - Sebanyak 76 desa di Sumatera Selatan mengajukan pemekaran ke Gubernur…

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik NERACA Jakarta – Sebanyak 100 persen sampah plastik bisa didaur ulang…