Penghargaan AVPA France Award untuk Kopi dan Teh RI

Jakarta-Kopi Indonesia berhasil meraih penghargaan International AVPA France Gourmet Award 2019 bertema Coffees Locally Roasted in their Country of Origin.

Penghargaan ini diberikan oleh Presiden AVPA Phillipe Juglar kepada 11 brand kopi antara lain untuk Anomali, AEKI, Gayobies Kopi Nite, Bermani Coffee, Ciragi Kintamani, Bencoolen, My Kopi-O, CoffeeHQ, Kultur Haus, Kawi Sari Coffee, Kopi Gunung Wangun Dua. Total jenis kopi yang menerima penghargaan berjumlah 19 kopi dari 205 kopi yang mengikuti kompetisi AVPA. Penghargaan yang diterima perusahaan kopi tersebut beragam mulai dari emas, perak, perunggu hingga gourmet.

Penyelenggaraan pemberian penghargaan ini merupakan kerjasama antara AVPA France dengan KBRI Paris dan Kementerian Perdagangan. Pemberian penghargaan berlangsung di sela ajang pameran Trade Expo Indonesia (TEI) tepatnya di Indonesian Brands Pavilion Hall 3A.

Selain penghargaan yang diberikan untuk tahun 2019, AVPA France juga memberikan penghargaan kepada 23 kopi yang mendapatkan penghargaan di tahun 2018, menurut rilis yang diterima Neraca, Jumat (18/10).

Turut memberikan penghargaan adalah Kepala Bappebti Kementerian Perdagangan, Dubes RI untuk Perancis, perwakilan Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia, Country Manager AVPA, Atase Perdagangan Indonesia di Paris.

AVPA atau Agence pour La Valorisation des Produits Agricoles merupakan sebuah organisasi asal Perancis yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan memasarkan produk pertanian pada tingkat nasional dan internasional. Melalui kompetisi internasional ini, AVPA mengajak para produsen untuk lebih meningkatkan kualitas dan kesadaran akan perubahan selera masyarakat. Penghargaan yang didapatkan oleh kopi Indonesia ini membuktikan keunggulan kualitas kopi Indonesia yang mampu berkompetisi secara global.

Presiden AVPA Phillipe Juglar dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kopi Indonesia sangat beraneka ragam dan memiliki potensi yang besar di dunia internasional. Produk indonesia dapat ditingkatkan melalui Pertama, peningkatan kualitas produk jadi. Kedua, pengembangan indikasi geografis, sehingga produsen dari daerah yang sama dapat melakukan promosi secara bersama di dalam dan luar negeri.

Sementara itu Annelis Putri, Country Manager AVPA untuk Indonesia merasa bangga dengan diterimanya penghargaan puluhan jenis kopi Indonesia dari AVPA.”Kami berharap agar kopi Indonesia dapat lebih mengembangkan produk jadinya untuk pasar bertaraf internasional,” katanya..

Untuk itu, Annelis berpesan agar produsen dapat memperbaiki dan meningkatkan konsistensi kualitas kopi dan teh Indonesia. Karena permasalahan saat ini adalah roaster dan produsen hanya kirim kopi yang bagus untuk kompetisi internasional, sedangkan untuk buyer, seringkali yang dikirim hanya kopi berkualitas biasa. mohar

BERITA TERKAIT

Raih Berbagai Prestasi, Bupati Eka: Semua itu Adalah Bonus Kinerja Jajaran OPD dan Rakyat Tabanan

Raih Berbagai Prestasi, Bupati Eka: Semua itu Adalah Bonus Kinerja Jajaran OPD dan Rakyat Tabanan  NERACA Tabanan, Bali - Entah…

100 Persen Sampah Plastik Bisa Didaur Ulang

100 Persen Sampah Plastik Bisa Didaur Ulang NERACA Jakarta – Sebanyak 100 persen sampah plastik bisa didaur ulang yang menjadi…

Komoditas Turun Harga, Kota Sukabumi Alami Deflasi

Komoditas Turun Harga, Kota Sukabumi Alami Deflasi   NERACA Sukabumi - Banyaknya beberapa komoditas alami penurunan harga di lapangan, Kota Sukabumi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA - Dukung Peningkatan IKM

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA Dukung Peningkatan IKM NERACA Sukabumi – Guna mendukung pemasaran produk Industri Kecil Menengah…

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran   NERACA Palembang - Sebanyak 76 desa di Sumatera Selatan mengajukan pemekaran ke Gubernur…

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik NERACA Jakarta – Sebanyak 100 persen sampah plastik bisa didaur ulang…