Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan menerbitkan obligasi sebesar Rp9 triliun pada 2020. “Obligasi yang akan diterbitkan kurang lebih sama dengan tahun ini, kita akan terbitkan sekitar Rp9 triliun tahun depan," kata Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo seperti dikutip Antara di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, perseroan belum menentukan tahapan waktu pada 2020 dalam menerbitkan instrumen utang tersebut. Perusahaan masih mengkalkulasi kondisi pasar keuangan domestik dan global di tahun depan untuk masuk mencari pendanaan ke pasar keuangan. Adapun pada tahun ini, SMF mengeksekusi penerbitan surat utang sebanyak empat kali dengan total Rp9 triliun.

Kemudian untuk FLPP, SMF membidik penyaluran pembiayaan hingga 102.500 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau meningkat menjadi 25 persen dari total kuota fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) pada tahun depan. Pada tahun ini, pembiayaan dari SMF untuk FLPP baru sebesar 10 persen dari total kuota FLPP.

SMF juga mendapat tambahan injeksi modal dari penyertaan modal negara (PMN) di APBN 2020 sebesar Rp2,5 triliun, yang sebesar Rp1,75 triliun untuk pembiayaan rumah FLPP, Rp250 miliar untuk pembiayaan rumah di lokasi terkena bencana, dan Rp500 miliar untuk pembiayaan rumah aparatus sipil negara dan Polri.

Adapun sejak berdiri di 2005, SMF sudah menyalurkan pembiayaan untuk rumah MBR senilai Rp55 triliun. Sebanyak Rp10 triliun di antaranya melalui sekuritisasi aset dan sisanya melalui penyaluran pembiayaan sekunder.

BERITA TERKAIT

Opus Park Raih Penghargaan The Most Speciality Design Apartment in Bogor

Apartemen Opus Park yang berlokasi di CBD township Sentul City, Jl MH Thamrin No 63, Sentul City, Bogor yang dikembangkan…

Jakarta Garden City Raih Housing Estate Awards 2019

Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT…

Aset CIMB Niaga Auto Finance Tumbuh 14,6%

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membukukan aset sebesar Rp3,3 triliun pada sembilan bulan pertama yang berakhir pada 30 September…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lukai Kepercayaan Masyarakat - APRDI Dukung Tindakan Tegas OJK "Sentil" MI Nakal

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar yang menimpa manajer investasi Narada Aset Manajemen menjadi pil pahit bagi industri pasar modal.…

Waskita Beton Catatkan Kontrak Baru Rp 4,3 Triliun

NERACA Jakarta – Di penghujung akhir tahun 2019 ini, pencapaian kontrak baru PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) terus tumbuh.…

Marak Perusahaan Delisting - Investor Diminta Berhati-hati Berinvestasi

NERACA Jakarta – Maraknya beberapa perusahaan yang didelisting dari pasar modal menjadi cambukan para investor untuk lebih berhati-hati dalam berinvestasi.…