Jual Menara, Indosat Raup Dana Rp 6,39 Triliun

Sukses melepas 3.100 menara telekomunikasi, PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) bakal meraup dana segar sebesar Rp 6,39 triliun. Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan di Jakarta, kemarin, Indosat mengumumkan bahwa perseroan telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement), perjanjian induk sewa tower dan perjanjian induk sewa tanah dengan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Dayamitra Telekomunikasi (Dayamitra).

Kedua perusahaan menara telekomunikasi itu merupakan pemenang lelang terbuka atas rencana Indosat menjual menara, menyewa kembali menara yang dijual, dan menyewakan bidang-bidang tanah perseroan. Perseroan mengadopsi model transaksi sale and leaseback untuk 3.100 tower yang terbagi menjadi dua paket yang seimbang, yakni 2.100 dan 1.000 tower.

Tujuan transaksi tersebut, yakni untuk memanfaatkan nilai tower, menghasilkan uang tunai secara anorganik, dan meningkatkan kemampuan peminjaman dengan mengendurkan persyaratan keuangan. Nilai rencana transaksi adalah sebesar-besarnya Rp6,39 triliun atau setara dengan 54,3% dari ekuitas perseroan per 30 Juni 2019 yang mencapai Rp11,77 triliun.

Lebih detail, Protelindo akan membeli dan menyewakan 1.000 menara. Rencana nilai transaksi penjualan menara Indosat kepada anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. itu mencapai Rp1,95 triliun. Sementara itu, Dayamitra membeli dan menyewakan 2.100 menara. Adapun, rencana nilai transaksi penjualan 2.100 menara Indosat kepada Dayamitra mencapai Rp4,44 triliun. Untuk memuluskan rencana transaksi tersebut, Indosat bakal menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada 21 November 2019.

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama DKPPU - Kobi Abah Siap Majukan Ekonomi Kerakyatan

Membuka wawasan para santri akan pentingnya industri penerbangan dalam pembangunan ekonomi, menjadi asalan Santri Millenial Center (Simac) bersama DKPPU (Direktorat…

Inter Delta Rambah Bisnis Makanan Minuman

Pacu ekspansi bisnisnya, PT Inter Delta Tbk (INTD) memilih untuk melakukan diversifikasi bisnis baru diantaranya usaha makanan (daging sapi), minuman…

Bank QNB Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Perkuat struktur permodalan guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) kembali mencari pendanaan dari pasar modal lewat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Menkeu dan Ditjen Pajak Beri Award Ke Adaro Energy

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didampingi Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyerahkan penghargaan kepada Head of Tax Division PT Adaro…

Targetkan Pasar Milenial - PP Urban Garap Proyek Hunian Urbantown

NERACA Jakarta – Menjawab kebutuhan hunian yang terus meningkat dan juga membidik potensi pasar dari kalangan milenial, PT PP Urban…

Bisnis Otomotif Melempem - Laba Bersih Bintraco Dharma Ikut Tertekan

NERACA Jakarta – Lesunya industri otomotif dalam negeri berimbas pada pencapaian kinerja keuangan PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk…