Manajemen Pollux Rampungkan Meisterstadt Batam Sesuai Amanat Habibie

Manajemen Pollux Rampungkan Meisterstadt Batam Sesuai Amanat Habibie

NERACA

Jakarta - Chief Executive Officer PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico Po mengatakan segera merampungkan pembangunan Meisterstadt Batam sesuai dengan amanat almarhum BJ Habibie selaku mitra dalam proyek ini.

Meisterstadt Batam merupakan proyek mega superblok kerja sama PT Pollux Properti Indonesia Tbk dengan keluarga besar almarhum Presiden BJ Habibie yang ditujukan untuk menyaingi Marina Bay Sands Singapura."Almarhum (BJ Habibie) memang visioner ingin menciptakan area komersial bertaraf internasional yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam,” ujar Nico di Jakarta, Senin (7/10).

Di dalam komplek ini nantinya akan dibangun 11 gedung pencakar langit (100 lantai) terdiri dari 8 menara apartemen, satu hotel, satu rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan, dan satu perkantoran."Kami memperkirakan dana investasi untuk pembangunan mega superblok ini mencapai Rp11 triliun," kata Nico.

PT Pollux Properti Indonesia Tbk (kode bursa POLL) per 3 Oktober 2019 telah meraih kapitalisasi pasar Rp54,28 triliun."Usai melepas saham ke publik (IPO), Pollux Properti Indonesia langsung tancap gas dengan membangun beberapa proyek properti yang seluruhnya berjalan baik dan sesuai target," ujar Nico.

Proyek yang dikembangkan Polluck di antaranya superblok di kawasan Cikarang atau tepatnya di tepi Jalan Raya Cikarang - Cibarusah yang di dalamnya terdapat apartemen, perkantoran dan pusat gaya hidup. Polluc juga membangun Gangnam District Bekasi dengan nilai investasi Rp2 triliun terdiri dari delapan menara apartemen.

Sejak terdaftar di bursa, saham Polluc terus mengalami kenaikan signifikan sebesar 879,67 persen ke Rp6.525 per saham. Kenaikan ini karena meningkatnya kinerja keuangan perseroan."Pada semester I – 2019, kami mencetak laba Rp403,51 miliar atau naik sebesar 197,29 persen dibanding setahun sebelumnya. Laba bersih ikut naik 200,5 persen menjadi Rp35,85 miliar dengan kontribusi terbesar dari penjualan properti sebesar 93,34 persen," kata Nico.

Nico juga mengungkapkan penjualan apartemen menjadi produk yang memberikan kontribusi terbesar mencapai 93,34 persen dengan nilai sebesar Rp376,65 miliar dari total pendapatan semester I-2019.

Diketahui sebelumnya, Pengembang properti PT Pollux Barelang Megasuperblok– perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ. Habibie memastikan proses konstruksi Tower A1 yang merupakan bagian dari phase pertama (4 Tower) yang menjadi bagian dari proyek mega superblok Meisterstadt Batam segera rampung pembangunannya. Komitmen ini direalisasikan dengan menggelar prosesi topping off (penutupan atap) untuk tower apartemen yang berlokasi di Jl. Ahmad. Yani, Batam Center, Batam tersebut secara tepat waktu.

Prosesi Topping Off Ceremony sendiri dilakukan pada hari Selasa (15/1), dan turut dihadiri oleh jajaran Direksi beserta Dewan Komisaris dari PT Pollux Barelang Megasuperblok dan PT Pollux Properti Indonesia Tbk.”Nantinya, setelah tahapan pembangunan struktur selesai, maka pembangunan tower akan memasuki tahapan finishing. Kami juga akan menjalankan komitmen dengan terus membangun kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam secara keseluruhan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ujar Nico Po.

PT Pollux Properti Indonesia Tbk. sendiri, hingga 10 Januari 2019, tercatat sebagai perusahaan properti dengan kapitalisasi pasar di atas Rp15 triliun.

Meisterstadt dikembangkan di atas lahan seluas 9 hektar. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai. Tak kurang, sebesar Rp11 triliun dana investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam tersebut.

Penjualan Meisterstadt sendiri dilakukan dalam 4 fase, dimana pada fase pertama telah dipasarkan tiga menara apartemen (A1, A2 dan A3) sebanyak 1.575 unit dan 113 unit ruko dengan harga mulai dari Rp3 miliar serta mall. Ada tiga type unit apartemen yang ditawarkan, yakni type one bedroom dengan total luas 24,82 m2, one bedroom plus seluas 42,51 m2, dan type two bedroom seluas 51,59 m2, dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp400 juta sampai dengan Rp1,1 miliar.“Meisterstadt dibangun dengan tujuan menciptakan area komersial bertaraf internasional—yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam,” sebut Nico Po.

Nico Po menuturkan, pada penjualan apartemen fase pertama (A1 & A2), Meisterstadt berhasil mendulang sukses dengan penjualan 100% sold out hanya dalam waktu satu hari saja. Melihat tingginya minat masyarakat yang ingin berinvestasi di mega proyek tersebut, ujar Nico Po, maka pada 2017, Meisterstadt kembali memasarkan tower ketiga (A3) yang saat ini penjualannya sudah mencapai 70%.”Menyusul berikutnya, akan dipasarkan tower keempat (A5) yang rencananya mulai dipasarkan pada 2019,” ujar Nico Po.

Pollux sendiri telah menunjuk perusahaan konstruksi BUMN yaitu PT PP (Persero) Tbk. sebagai kontraktor utama untuk mengerjakan fase pertama konstruksi Meisterstadt yang meliputi pembangunan empat tower apartemen sebanyak 3000 unit, area ruko, serta pusat perbelanjaan (mal). Nico Po menuturkan, sejak melakukan peletakan batu pertama akhir 2016 lalu, jika semuanya berjalan lancar, kita akan melakukan serah terima tiga tower pertama secara bertahap pada akhir 2019 mendatang. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Kemenparekraf-SMF Bermitra Biayai Rumah Penginapan di Mandalika Lombok

Kemenparekraf-SMF Bermitra Biayai Rumah Penginapan di Mandalika Lombok    NERACA Mataram - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan PT Sarana…

Pameran Properti IPEX 2019 Kembali Hadir di JCC

Pameran Properti IPEX 2019 Kembali Hadir di JCC    NERACA Jakarta - Pameran properti "Indonesia Properti Expo" (IPEX) kembali hadir di…

Sektor Properti Alami Perlambatan, Industri Dituntut Inovasi

Sektor Properti Alami Perlambatan, Industri Dituntut Inovasi    NERACA Jakarta - Sektor properti di tanah air dalam beberapa tahun belakangan dinilai…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Kemenparekraf-SMF Bermitra Biayai Rumah Penginapan di Mandalika Lombok

Kemenparekraf-SMF Bermitra Biayai Rumah Penginapan di Mandalika Lombok    NERACA Mataram - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan PT Sarana…

Pameran Properti IPEX 2019 Kembali Hadir di JCC

Pameran Properti IPEX 2019 Kembali Hadir di JCC    NERACA Jakarta - Pameran properti "Indonesia Properti Expo" (IPEX) kembali hadir di…

Sektor Properti Alami Perlambatan, Industri Dituntut Inovasi

Sektor Properti Alami Perlambatan, Industri Dituntut Inovasi    NERACA Jakarta - Sektor properti di tanah air dalam beberapa tahun belakangan dinilai…