Bank Panin Pompa Kucuran Kredit 25%

NERACA

Jakarta-- PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin) terus memompa pertumbuhan kredit antara 20%-25% menjadi Rp94,68 triliun pada 2012. Bahkan perseroan lebih fokus pada sektor konsumer dan komersial atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). "Lending growth (pertumbuhan kredit) pada 2012 sekitar 20%-25%," kata Direktur Financial Institution and International Bank Panin Hendrawan Danusaputra di Jakarta,9/4

Berdasarkan catatan pada 2011, total kredit yang telah disalurkan perseroan mencapai Rp75,74 triliun, meningkat 26,7 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp59,8 triliun. Sementara untuk dana pihak ketiga (DPK) naik 13,9% dari Rp75,28 triliun menjadi Rp85,74 triliun. Perseroan mematok pertumbuhan 15% untuk DPK, mencapai Rp98,61 triliun pada 2012, dibanding posisi akhir tahun sebelumnya.

Hendrawan menambahkan perseroan juga berencana menerbitkan surat utang senilai Rp1 triliun-Rp2,5 triliun pada tahun ini. "Tujuannya adalah untuk mengembangkan infrastruktur serta untuk mendukung ekspansi kredit jangka panjang," tambahnya

Namun Hendrawan mengaku belum bisa memastikan kapan penerbitan surat utang tersebut. Alasannya, dikarenakan melihat kondisi pasar saat ini. "Kita lihat situasi dan kondisi, mau obligasi atau subdebt (obligasi subordinasi)," tegasnya

Pada 2011, perseroan mencatat kucuran kredit di sektor komersial tumbuh 30% menjadi Rp28,1 triliun. Bila ditambah dengan kredit konsumer, kucuran kredit kepada segmen ritel tersebut mencapai 67% dari total kredit, atau sebesar Rp50,74 triliun, sementara sisanya merupakan kredit korporasi. "UMKM itu paling banyak di sektor perdagangan dan distributor. Ini paling besar memang di perdagangan dan distributor, karena marketnya paling enak, semua sektor ada pedagang dan distributornya. Jadi itu yang ditargetkan," kata Direktur Commercial Bank Panin Edy Heryanto. **maya

Related posts