Makin Agresif Tambah Gerai di Tengah Persaingan Ketat - PT Ace Hardware Indonesia Tbk

Neraca

Jakarta – Bisnis ritel di dalam negeri masih sangat menjanjikan, terlebih pertumbuhan ekonomi yang positif serta didukung jumlah populasi masyarakat yang besar menjadi pasar yang menjanjikan. Maka tak ayal, banyak perusahaan ritel asal luar negeri juga turut ekspansi ke Indonesia.

Merespon persaingan yang cukup ketat kedepan, emiten ritel penjualan alat perkakas PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) terus berekspansi dengan menambah gerai-gerai baru. Belum lama ini, perseroan menambah 10 gerai baru dan nilai investasi untuk membangun gerai itu mencapai Rp 140 miliar.

Corporate Secretary ACES Helen Tanzil pernah bilang, dari 10 gerai, 6 di antaranya merupakan gerai ACE Hardware, sedang 4 lagi merupakan gerai Toys Kingdom, usaha baru ACES. “Nilai investasi untuk gerai ACE Hardware sebesar Rp 120 miliar, sisanya sebesar Rp 20 miliar untuk gerai Toys Kingdom,”katanya.

Dia menuturkan, sumber pendanaan ekspansi ini berasal dari kas perusahaan dan pembangunan gerai tersebut dibangun di beberapa kota yang strategis di Jawa maupun di luar Jawa. Alhasil berkat strategi pemasaran yang jitu, perseroan berhasil membukukan laba bersih di tahun 2011 mencapai Rp279,5 miliar per 31 Desember 2011 dari Rp167,6 miliar di periode yang sama 2010.

Sementara pajak penghasilan sebesar Rp91,3 miliar, maka laba bersih mencapai Rp279,5 miliar dari Rp167,6 miliar. Untuk laba per saham sebesar Rp166,25 dari Rp99,7 per saham di 2010. Jumlah aset perseroan per 31 Desember 2011 mencapai Rp1,4 triliun dari Rp1,1 triliun di akhir 2010 atau naik 5,1%.

Selain itu, perseroan juga mencatatkan penjualan hingga Rp2,4 triliun dari Rp1,6 triliun di 2010. Dengan penjualan konsinyasi sebesar Rp20,4 miliar maka penjualan bersih sebesar Rp2,42 triliun. Pencapaian target pendapatan tersebut melebihi dari target sebelumnya sebesar Rp 2 triliun atau tumbuh 19,7% dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp 1,67 triliun.

Bidik Laba Rp 300 Miliar

Masih menjanjikannya pasar ritel alat rumah tangga, menjadi alasan bagi Ace Hardware memasang target tahun ini lebih tinggi. Perusahaan waralaba asal Amerika Serikat ini laba bersih bersih di 2012 yang ditargetkan sebesar Rp300 miliar akan terealisasi, “Tahun ini, kita yakin target laba bersih tumbuh 10% dari pendapatan akan tercapai,"kata Helen Tanzil.

Menurutnya, pembukaan gerai ini merupakan strategi utama perseroan dalam pertumbuhan dan juga sebagai upaya memperkuat posisi dalam sektor ritel. Nantinya, penambahan gerai baru akan mendorong pencapaian target laba tahun ini. Asal tahu saja, Ace Hardware berencana membuka dua gerai di Denpasar, Bali dan Serpong, Banten. Kedua gerai tersebut merupakan gerai ke 56 dan 57 yang akan melengkapi 55 gerai milik perseroan yang telah ada.

Agresifnya perseroan menambah gerai baru ditahun ini, memaksa perseroan untuk menganggarkan belanja modal lebih besar dari tahun sebelumnya. Belanja modal Ace Hardware tahun ini sebesar Rp 150-160 miliar ditahun 2012. Disebutkan, belanja modal ini merupakan penyisihan dari kas internal yang merupakan keuntungan operasional perusahaan selama ini.

Menurut Investor Relations ACES, Imelda Widjojo, dana belanja modal tersebut akan digunakan untuk pembukaan gerai-gerai baru perseroan yang melakoni bisnis distribusi peralatan rumah tangga ini. "Fokus penggunaan dana belanja modal tahun ini untuk pembangunan gerai-gerai baru," katanya.

Dia mengatakan, pendanaan untuk belanja modal tersebut meningkat sekitar 14,29% jika dibandingkan capex 2011 yang dianggarkan sebesar Rp 140 miliar ini akan diambilkan dari kas internal perseroan. "Capex tahun ini kami sisihkan dari kas internal yang merupakan keuntungan operasional perusahaan selama ini," ujarnya.

Sebagai informasi, PT Ace Hardware Indonesia Tbk didirikan awalnya bernama PT Kawan Lama Home Center pada tahun 1995. (bani)

Related posts