Infrastruktur Desa Perlu Perhatian Khusus

NERACA

Jakarta--iinfrastruktur di pedesaan yang minim merupakan masalah serius yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Meski diakui pemerintah sudah memprogramkan berbagai kegiatan yang diperuntukkan ke pedesaan, yakni dengan mengucurkan bantuan fisik kepada masyarakat. “ Kalau melihat kenyataan yang ada, maka mindset dan program pemerintah perlu ditata dan tinjau lagi. Salah satunya dengan memadukan pembangunan yang berbasiskan infrastruktur desa dan pemberdayaan desa karena masyarakat kita lebih banyak yang hidup di desa dibanding di kota," kata anggota Komisi V DPR RI Marwan Ja'far di Jakarta,8/4

Marwan member contoh minimnya pembangunan infrastruktur jalan, akses penyediaan listrik, jembatan desa, irigasi desa, sarana air bersih, saluran air minum, pasar desa, sanitasi dan titian perahu. “Kondisi itu ditambah dengan minimnya program pemberdayaan desa, sehingga kehidupan di pedesaan tingkat kemajuannya berjalan sangat lambat,” ujarnya.

Menurut Marwan, padahal jika program pembangunan infrastruktur desa dan pemberdayaan pedesaan dalam praktiknya digulirkan bersamaan, secara langsung manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Karena mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan sektor manufaktur yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. "Jika infrastruktur desa dan pemberdayaan desa bisa bersinergi, desa akan menjadi hidup dan pendapatan masyarakat pun akan meningkat,"jelasnya.

Kemudian Marwan Ja'far menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan desa harus berjalan secara bersamaan demi mempercepat terciptanya perekonomian masyarakat di perdesaan yang lebih sejahtera. “infrastruktur masih menjadi persoalan serius di negeri ini, terutama di tingkat perdesaan,” ujarnya. **mohar

Related posts