MRT Jakarta Bisa Kurangi Pemborosan Energi

Senin, 14/03/2011

Brifing 1

MRT Jakarta Bisa Kurangi Pemborosan Energi

NERACA

Jakarta –Proyek Mass Rapid Transportasion (MRT) dinilai bisa mengatasi Jakarta dari masalah BBM. Sehingga bisa mempercepat penekanan penggunaan BBM. “Karena MRT nantinya juga harus terintegrasi dengan feeder-feedernya, yang menggunakan BBM,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana kepada wartawan di Jakarta,13/3.

Yang jelas, kata Armida, pembangunan MRT di Jakarta harus dipercepat realisasinya. Selain mengatasi masalah kemacetan, juga mengurangi pemborosan energi. “Masalah transportasi Jakarta tidak mungkin solved tanpa transportasi yang tidak terintegrasi,”tambahnya.

Diakui Armida, menaikkan harga atau membatasi BBM bersubsidi bukan suatu solusi. Pasalnya, solusi yang ditawarkan harus berjangka menengah dan panjang. “Persoalan BBM ini kan sudah dari dulu. Untuk mengurangi risiko kenaikan BBM harus ada strategi switch ke sumber energi yang sudah tersedia sebagai solusi jangka menengah dan panjang," paparnya.

Hal itu, kata Armida, bisa diambil contoh dari ketergantungan masyarakat terhadap minyak tanah bisa teratasi dengan program konversi minyak tanah ke Elpiji. Sedangkan saat ini, sambungnya, yang menjadi tantangan pemerintah adalah mengatasi ketergantungan masyarakat terhadap BBM untuk kendaran. “Kalau dulu minyak tanah sudah bisa diatasi dengan Elpiji, nah sekarang untuk transportasi bagaimana? Kenaikan harga BBM atau pembatasan itu hanya solusi jangka pendek saja,” ucapnya.

Karena itu, lanjut Armida, yang terpenting bagaimana cara agar bisa beralih ke BBG untuk memperkuat transportasi massal sehingga bisa mengurangi konsumsi bahan bakar minyak. .**ruhy