Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 1,19 Triliun

Perkuat likuiditas guna menunjang ekspansi bisnis, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,19 triliun pada 7 Oktober 2019. Obligasi ini merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan IV dengan nilai total Rp 9 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Adira Finance sudah menerbitkan tahap I dari obligasi berkelanjutan tersebut pada 2017 dengan nilai Rp 1,3 triliun. Kemudian, pada 2018, perseroan menerbitkan tahap II dan tahap III dengan nilai masing-masing Rp 1,63 triliun dan Rp 2,26 triliun. Selanjutnya, tahap IV dan V diterbitkan pada 2019 dengan nilai masing-masing sebesar Rp 618 miliar dan Rp 2 triliun.

Adapun untuk tahap VI dengan nilai Rp 1,9 triliun akan diterbitkan dalam tiga seri. Dimana seri A akan ditawarkan nilai nominal Rp 299 miliar dengan tingkat bunga 6,75% dan jangka waktu 370 hari. Sementara seri B ditawarkan dengan nilai Rp 703 miliar dan tingkat bunga 7,8%. Adapun tenor untuk obligasi seri B ini adalah tiga tahun.

Sedangkan seri C memiliki nominal Rp 190 miliar dengan tingkat bunga 8,1% dan tenor lima tahun. Perseroan mendapatkan rating idAAA atau triple A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi tersebut. Sementara pihak yang bertindak sebagai penjamin pelaksana obligasi adalah PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT Tri Megah Sekuritas Indonesia Tbk.

Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) bertindak sebagai wali amanat. Menurut rencana, perseroan akan melakukan masa penawaran umum pada 27 September 2019 sampai 1 Oktober 2019. Sedangkan obligasi akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Oktober 2019.

BERITA TERKAIT

Pintar Nusantara Terbitkan MTN US$ 40 Juta

Guna mendanai pengembangan bisnisnya, perusahaan investasi yang memiliki spesialisasi di industri satelit telekomunikasi PT Pintar Nusantara Sejahtera menerbitkan surat utang…

Convivial Navigation Investor Baru PSSI

Setelah merampungkan aksi korporasi berupa pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement, PT Pelita…

Sritex Tetapkan Kupon Obligasi 7,25%

Emiten tekstil dan garmen terintegrasi, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex menawarkan tingkat kupon obligasi sebesar 7,25% per…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…